Rekanan memberikan keterangan kepada wartawan, di Medan, Senin, 5 Oktober 2020. (Suwardi S)


Indomedia.co - Pemkab Labuhanbatu menunda kegiatan fisik Tahun Anggaran 2020, baik yang sudah dilelang maupun yang belum dilelang, dan akan dibawakan kembali dalam APBD TA 2021.


Hal itu tertuang dalam surat Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Yusuf Siagian Nomor: 903/3516/1730/BPKAD/2020 Tanggal 21 September 2020, ditujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah.


Penundaan kegiatan fisik yang sudah dilelang menuai protes rekanan. Kontraktor meminta kegiatan fisik TA 2020 yang telah selesai proses lelang, agar tetap dilaksanakan.


Hal tersebut disampaikan oleh M Taufik salah satu direktur perusahaan pemenang tender, dan rekanan lainnya, di Medan, Senin, 5 Oktober 2020.


Disebutkan, alasan penundaan kegiatan fisik karena force majuere pandemi Covid-19 dinilai terlalu mengada-ada. Sebab, daerah lain seperti Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Labuhanbatu Selatan tetap melaksanakan kegiatan fisik tahun ini.


Oleh karena itu, rekanan meminta perhatian Presiden RI, Mendagri, Menkeu, Kapolda Sumut, Kajati Sumut, Kapolres Labuhanbatu, dan Kajari Labuhanbatu, agar memerintahkan Pemkab Labuhanbatu tetap melaksanakan kegiatan fisik yang telah selesai proses lelang.


Jika Pemkab Labuhanbatu ngotot tidak melaksanakan kegiatan fisik yang telah selesai proses lelang, rekanan akan menggugat Pemkab Labuhanbatu secara hukum. Sebab penundaan tersebut telah menimbulkan kerugian moril dan materil rekanan, pungkasnya. (Suwardi S)

Editor: Suwardi S

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video