Pihak PT SMGP mengunjungi kebun tomat milik Sakban. (Istimewa)


Indomedia.co - Sakban Ketua Kelompok Tani Handel Jaya, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara berhasil mengembangkan kebun tomat dari hasil panen tomat bantuan PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).


Berawal dari bantuan perusahaan panas bumi tersebut, kini Sakban mengelola lahan sendiri di atas lahan kurang lebih setengah hektare dengan tanaman tomat varietas gustavi.


"Saya awalnya bersama beberapa petani mengelola lahan sekitar 1 hektare. Di lahan tersebut kami yang dari Kelompok Tani Handel Jaya binaan PT SMGP mendapatkan hasil sekitar sepuluh ton tomat," ungkap Sakban baru-baru ini.


Dari hasil itulah, Sakban yang merupakan Ketua Kelompok Tani Handel Jaya, membuka lahan sendiri dengan tanaman tomat.


"Mendapat hasil panen yang memuaskan itu, saya melanjutkan tanaman tomat dengan membuka lahan sendiri di lahan kurang lebih setengah hektare dengan tanaman tomat varietas gustavi," jelasnya.


Sakban berharap bisa mendapatkan hasil panen yang memuaskan dari ilmu yang didapatnya saat bersama Kelompok Tani Handel.


"Saat bersama Kelompok Tani Handel Jaya kita mendapat pembinaan dari PT SMGP serta bantuan mulai dari bibit, pupuk, obat-obatan dan peralatan lainnya. Mudah-mudahan ilmu yang didapat bisa saya terapkan di kebun ini, sehingga mendapatkan hasil panen yang baik," harapnya.


Sementara Koordinator Program Community Development Muhammad Al-Khotib Nasution menyampaikan, yang diinginkan perusahan kepada kelompok tani yang dibina bisa mengembangkan hasil taninya.


"Selain untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat, perusahan menginginkan kelompok tani yang dibina PT SMGP berhasil mengembangkan hasilnya dengan membuka lahan yang lebih luas," ucapnya.


"Bantuan kepada kelompok tani binaan PT SMGP hanya sekali. Seterusnya anggota kelompok tani harus mengembangkannya hingga mampu jadi petani mandiri," ujarnya. (MS Putra)

Editor: Suwardi Sinaga

Lebih baru Lebih lama