Asap dan kobaran api membubung saat Israel melancarkan serangan udara di tengah meningkatnya kekerasan antara Israel dan Palestina, di Kota Gaza, Jumat, 14 Mei 2021. (VOA Indonesia)


Indomedia.co - Militer Israel dalam pernyataannya mengatakan Angkatan Darat Israel bergabung dengan Angkatan Udara dalam serangan di Jalur Gaza pada Jumat pagi, 14 Mei 2021.


Dilansir dari VOA Indonesia, pasukan pertahanan Israel dalam cuitan di Twitter menyatakan pasukannya "saat ini menyerang di Jalur Gaza." Namun kemudian, mengutip adanya miskomunikasi secara internal, dengan klarifikasi bahwa pasukan menembakkan artileri dari dalam wilayah perbatasan Israel.


"Saya menyerukan bahwa Hamas membayar dengan harga yang sangat mahal," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pernyataan sebuah rekaman video. "Kami lakukan itu, dan akan terus melanjutkannya dengan kekuatan yang besar."


Penduduk Gaza di dekat perbatasan Israel mengonfirmasi kepada Reuters bahwa mereka tidak melihat tanda-tanda Angkatan Darat Israel di dalam daerah-daerah kantong tersebut. Namun, mereka melaporkan adanya tembakan artileri berat dan puluhan serangan udara.


Sementara kekerasan memasuki hari kelima, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah sepakat untuk bersidang pada Minggu, 16 Mei 2021, guna membahas situasi tersebut, setelah rencana untuk mengamankan pertemuan tertunda karena kekhawatiran dari Amerika Serikat.


"AS akan terus terlibat secara aktif melalui diplomasi tingkat pemerintahan tertinggi sebagai upaya meredakan ketegangan," tulis Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield di Twitter. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video