anwar sani tarigan

Indomedia.co - Kejaksaan Negeri Dairi menahan Anwar Sani Tarigan, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan, terdakwa tindak pidana korupsi cetak sawah di Desa Simungun, Dairi, Rabu, 5 Mei 2021 pukul 02.00 WIB.


Terkait penahanan tersebut, Anwar Sani menyampaikan klarifikasi sebagai berikut.


Klarifikasi Kasus Cetak Sawah di Kabupaten Dairi


Bahwa pada Rabu, 5 Mei 2021 pukul 02.00 WIB, saya ditahan oleh Kejaksaan Negeri Dairi karena sebagai terdakwa tindak pidana korupsi cetak sawah di Desa Simungun, Dairi, dalam hal ini perlu saya sampaikan beberapa hal terkait dengan perkara tersebut: 

1. Disebutkan bahwa ada Anggaran Rp750 juta dari Kementerian Pertanian Tahun 2011 untuk percetakan sawah seluas 100 hektare dan pengadaan bibit yang diterima Kelompok Tani Maradu.

2. Bahwa sesungguhnya anggaran tersebut di atas yang disetujui hanya untuk pekerjaan pematangan lahan, pengadaan bibit, pupuk dan pengadaan hand traktor.

3. Bahwa semula perencanaan dari pekerjaan tersebut yang diajukan adalah harus ada terlebih dahulu pembangunan bendungan saluran bangunan pelengkapnya.

4. Bila bendungan tersebut tidak ada maka percetakan sawah di desa yang dimaksud akan sia-sia karena tidak ada air yang mengaliri sampai areal persawahan sesuai perencanaan semula.

Berdasarkan hal tersebut maka putusan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara untuk pekerjaan cetak sawah di Desa Simungun, Dairi yang dijatuhkan kepada saya sesungguhnya tidak tepat. Sebab pekerjaan yang disetujui oleh Kementerian Pertanian adalah hanya untuk pekerjaan pematangan lahan, pengadaan bibit, pupuk dan pengadaan hand traktor bukan untuk pekerjaan cetak sawah seluas 100 hektare.

Demikian klarifikasi dari saya terkait dengan kasus terhadap penahanan diri saya dengan tuduhan tindak pidana korupsi. Terkait dengan hal tersebut tentunya saya akan melakukan upaya hukum lebih lanjut untuk tetap mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.


Dairi, 6 Mei 2021


Anwar Sani Tarigan 

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video