Mayat-mayat tampak mengambang di Sungai Gangga di Uttar Pradesh, India, Selasa, 11 Mei 2021. (VOA Indonesia)


Indomedia.co - India melaporkan peningkatan yang lebih kecil dalam infeksi Covid-19 harian pada Sabtu, 15 Mei 2021. Tetapi kematian akibat virus tersebut tetap mendekati angka 4.000. Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) memperingatkan tahun kedua pandemi bisa lebih buruk daripada tahun pertama.


Selama 24 jam terakhir, India mencatatkan 326.098 kasus infeksi virus corona baru, kenaikan terendah dalam hampir tiga minggu. Angka itu menjadikan angka total infeksi COVID-19 di negara tersebut menjadi 24,37 juta.


Dilansir dari VOA Indonesia, di Jenewa, Sekjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tahun kedua pandemi bisa menjadi lebih mematikan daripada tahun pertama dan India menjadi perhatian besar.


Pernyataan Tedros dalam pertemuan online pada Jumat, 14 Mei 2021, muncul setelah Perdana Menteri India Narendra Modi menyuarakan kewaspadaan atas penyebaran penyakit yang cepat melalui pedesaan.


Selama seminggu terakhir, negara Asia Selatan itu telah menambahkan sekitar 1,7 juta kasus baru dan lebih dari 20 ribu kematian. Data Kementerian Kesehatan India menunjukkan korban tewas mencapai 266.207.


Kasus terus menurun di negara bagian yang dilanda lonjakan awal infeksi, seperti negara bagian terkaya di Maharashtra dan negara bagian utara Delhi, setelah mereka menerapkan kebijakan lockdown yang ketat. (***)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video