Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan Sekdaprov Jatim melakukan kegiatan pengecekan penerapan protokol kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Selasa, 4 Mei 2021. (Istimewa)


Indomedia.co - Dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 dan antisipasi kerumunan di bulan Ramadan dan Idulfitri, Forkopimda Jatim yaitu Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya dan Sekdaprov Jatim melakukan kegiatan pengecekan penerapan protokol kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya, Selasa, 4 Mei 2021.


Hadir dalam kegiatan, Danrem 084/BJ, Asops Kodam V/Brawijaya, Karoops Polda Jatim, Dirsamapta Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim, Dirbinmas Polda Jatim, Dansatbrimob Polda Jatim, Kabiddokkes Polda Jatim, dan Kasatpol PP Pemprov Jatim. 


Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menuturkan, ia bersama Pangdam V/Brawijaya dan Sekdaprov Jatim hari ini melaksanakan pengecekan penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza, Surabaya. 


"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan terlaksananya penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan oleh manajemen pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza bersama personel TNI, Polri dan Pemprov Jatim sebagai antisipasi kebiasaan masyarakat untuk berbelanja pada saat menjelang lebaran Idul Fitri," tuturnya.


Masih dengan Kapolda, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh 39 satwil jajaran Polda Jatim dengan sasaran pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan tempat wisata. Salah satunya adalah Polrestabes Surabaya yang telah melaksanakan rapat koordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan di kota Surabaya untuk mengantisipasi lonjakan penularan Covid-19.


"Ini antisipasi kerumunan dan sebaran Covid-19, menjelang lebaran Idulfitri 2021," terangnya.


Kapolda menambahkan, hasilnya pengelola pusat perbelanjaan sepakat untuk membatasi jumlah pengunjung dengan cara menerapkan buka tutup waktu belanja apabila jumlah pengunjung sudah mencapai 50% dari kapasitas pusat perbelanjaan.


"Selain itu, setiap pengelola pusat perbelanjaan akan menyediakan tempat khusus atau posko di lokasi yang strategis untuk Satgas Penanganan Covid 19 agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik," katanya.


Kapolda juga berpesan, untuk pengelola pusat perbelanjaan berkomitmen untuk bersedia ditutup sementara oleh Satgas Penanganan Covid-19 apabila pengunjung yang datang tidak bisa dikendalikan.


"Ini dilakukan untuk antisipasi sebaran Covid-19 yang masuk di Jatim. Para pengelola pusat perbelanjaan siap bersinergi dengan TNI, polri, Pemprov Jatim dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk bersama sama mencegah penularan Covid-19," pungkasnya. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Lebih baru Lebih lama