pelanggar ppkm darurat

Indomedia.co - Puluhan pelaku usaha diberikan sanksi tegas karena melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Kota Medan, Kamis, 15 Juli 2021.


Sanksi tegas diberikan itu setelah para pelaku usaha menjalani sidang di tempat yang dilaksanakan Pengadilan Negeri Medan bersama Kejaksaan Negeri Medan, di Gedung PKK Kota Medan, Halaman Ringroad City Walk, dan Aula Kantor Camat Medan Marelan.


"Sanksi yang diberikan berupa teguran secara tertulis dan membayar denda dengan bervariasi ada yang sampai dengan Rp300.000 karena terbukti melanggar PPKM Darurat, dan dendanya masuk kas daerah," kata Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Jumat, 15 Juli 2021.


Baca: Tetap Buka Saat PPKM Darurat, Tiga Tempat Usaha Ditindak di Medan Timur


Hadi mengungkapkan, sanksi itu diberikan Tim Satgas Gakkum Polda Sumut kepada pelaku usaha yang masuk dalam kategori nonesensial. Sebab, sektor kegiatan nonesensial selama PPKM Darurat tidak diperbolehkan membuka usahanya dan bekerja dari rumah 100%.


Tak hanya itu, pemilik rumah makan dan warung kopi yang masih menerima pembeli makan di tempat tidak membawa pulang (take away) juga diberikan sanksi tegas.


"Ketentuan sektor nonesensial yang bekerja dari rumah itu berdasarkan Inmendagri Nomor 20 Tahun 2021 serta Surat Edaran (SE) Nomor 443.2/6134 Tahun 2021 perihal PPKM Darurat yang ditandatangani oleh Walikota Medan Bobby Nasution," ungkapnya.


Baca: Pemerintah Luncurkan 300 Ribu Paket Obat Isoman Gratis


Juru Bicara Polda Sumut ini berharap ke depan tidak ada lagi pelaku usaha sektor nonesensial yang masih membuka tempat usahanya di masa PPKM Darurat ini.


"Tujuan PPKM Darurat ini untuk menekan penyebaran Covid-19 dan membatasi mobilitas masyarakat agar pandemi segera berakhir," pungkas Hadi. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama