Indomedia.co - Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Satreskrim Polrestabes Medan menangkap lima pelaku penyiraman air keras terhadap wartawan di Kota Medan.


Lima pelaku yang diamankan berinisial UA (50) warga Kampung Sawah, Desa Jaya Loka, Kecamatan Tibing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.


Kemudian N warga Datuk Kabu, Pasar III, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut. Heri Sanjaya Tarigan warga Desa Namogajah, Kelurahan Namogajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Provinsi Sumut.


Baca: Jurnalis Disiram Air Keras di Medan


Lalu, IIB (39) warga Jalan Bunga Kardiol, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Mesan, dan SE (41) warga Jalan Petunia II, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.


Direktur Reskrimun Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Senin, 2 Agustus 2021 mengatakan lima pelaku yang diamankan dalam keterangannya melakukan penyiraman menggunakan air keras terhadap Persada Bhayangkara Sembiring karena korban memberitakan lokasi gelangang permaian (Gelper) tembak ikan.


"Para pelaku tidak terima lokasi gelanggang permainan tembak ikan diberitakan korban," kata Dirreskrimum didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Kabidhumas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.


Disiram Air Keras


Diketahui, peristiwa tragis yang dialami Persada Bhayangkara Sembiring, terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya Simpang Selayang, Medan, Minggu malam, 25 Juli 2021 sekira pukul 22.00 WIB.


Korban yang terkapar disiram air keras itu dibawa oleh temannya yang juga wartawan ke RSUP H Adam Malik Medan. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video