Indomedia.co
- Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr Prima Idwan Mariza SH MHum mengapresiasi kerja Korps Advokat Alumni UMSU (KAUM) dalam menjalankan fungsi dan peran kepengacaraan.


Hal itu sejalan dengan tupoksi Asdatun Kejati Sumut sebagai Jaksa Pengacara Negara (JPN). Hal tersebut disampaikan Prima Idwan ketika menerima Ketua KAUM, Muhammad Irsad Lubis didampingi Sekretaris KAUM Bambang Santoso, di Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan, Senin, 6 September 2021.


"Saya mengapresiasi kerja KAUM baik dalam advokasi maupun non-litigasi sebagai pencerahan bagi pegiat hukum di Sumut. Saya tentu juga siap berbagi ilmu dan pengalaman kepada kawan-kawan di KAUM dalam kapasitas sebagai JPN atau Asdatun Kejatisu," kata Prima Idwan. 


Baca: USU-UMSU Teken MoU Tingkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi


Hadir dalam pertemuan tersebut juga, Dewan Pengawas KAUM Zakaria Rambe, dan Kepala Divisi Infokom KAUM Eka Putra. 


Terima Kasih


Sementara, Ketua KAUM Muhammad Irsad Lubis berterima kasih atas apresiasi dan sambutan Asdatun Kejatisu pada KAUM. Menurutnya, hubungan KAUM dengan Kejati Sumut akan dipelihara dengan menyelenggarakan forum-forum dialog. 


"Kami sangat gembira dengan pak Asdatun yang sangat apresiatif, tentunya KAUM ingin segera menjalin hubungan dalam bentuk forum dialog terutama dalam posisi beliau sebagai JPN. Ini penting terutama menyangkut legal assistance dan legal opinion bagi lembaga-lembaga publik milik pemerintah," kata Irsad. 


Pertemuan yang berlangsung akrab itu menghasilkan kesepakatan untuk segera dibuatnya forum dialog yang difasilitasi KAUM. 


Sebagai informasi, Dr Prima Idwan Mariza SH MHum yang kini menjabat sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara merupakan penulis buku berjudul "Penelusuran Aliran Uang: Konsep Pengembalian Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi dan Pencucian Uang". (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video