Indomedia.co - Asosiasi Pemerintahan Desa Atau Apdesi Kabupaten Tapanuli Selatan,  diduga melakukan kutipan atau pungutan liar (pungli)  terhadap kepala desa se Kabupaten Tapanuli Selatan. Kutipan sebesar "seribu rupiah" per Kades ini diduga untuk keperluan pergantian pejabat di salah satu instansi pemerintahan di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dari pesan suara, melalui pesan singkat Whatsapp yang diterima Redaksi www.indomedia.co dari seorang Kepala Desa di Kabupaten Tapanuli Selatan hari ini Rabu (8/9) terungkap bahwa pungutan ini dikoordinir oleh petugas Korcam Apdesi Tapsel di setiap kecamatan.

Dalam pesan suara berbahasa Daerah Tapanuli Selatan berdurasi 2 menit 57 detik ini, terjadi pembicaraan yang diduga antara Ketua Apdesi Tapsel Hasan Basri Hutasuhut dengan seorang Kepala Desa. Si Kepala Desa mempertanyakan kebenaran adanya kutipan terhadap para Kepala Desa di Kecamatan Angkola Muaratais, yang akan diserahkan ke Jaksa.

Berikut sebagian kutipan pembicaraan yang sudah redaksi  alihbahasakan ke Bahasa Indonesia.

Suara 1 (Diduga Suara Kades)

"Yang betulnya ada pungutan untuk kejaksaan?"

Suara 2 (Diduga Ketua Apdesi Tapsel)

"Belum terlaksana semua itu, kalau Angkola Muaratais belum terkumpul semua itu. Memang betul ada. Cuma Angkola Muaratais belum disetor, menunggu cair dulu kita"

Suara 1: "berapa pula pungutannya itu?"
Suara 2: "Seribunya"
Suara 1: "Pengamanan?"
Suara 2: "Pengamanan, iya. Eh bukan, Membayar utang mereka. Bakti Sosial. Bakti Sosial Namanya"
Suara 1: "Sama siapa dikumpul itu?"
Suara 2: "Bang Iyan. Karena Kecamatan Angkola Muaratais kan didahulukan ini waktu Bapak Itu Mau Pergi"

Dalam pembicaraan selanjutnya juga disampaikan, kalau di Kecamatan Angkola Muaratais sudah 5 orang kepala desa yang menyerahkan kutipan kepada seseorang bernama Iyan yang diduga sebagai Kepala Desa Muaratais 1 Kecamatan Angkola Muaratais.

Lebih jauh, suara yang diduga sebagai Ketua Apdesi Tapsel Hasan Basri tersebut mengungkapkan, kalau kecamatan lain di Tapanuli Selatan seperti Kecamatan Arse, Kecamatan Sipirok, Angkola Selatan, uang kutipan sudah diserahkan terlebih dahulu.

Ketua Apdesi Tapanuli Selatan, Hasan Basri yang dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp, menyampaikan tidak pernah melakukan pembicaraan tersebut.

"Ijin Pak Ketua Apdesi Tapsel..... Konfirmasi Bang, adanya Kutipan terhadap para kepala desa di Tapsel, 1 Juta Rupiah per kades, yang diserahkan ke Jaksa?"

Ketua Apdesi Tapsel melalui pesan singkat menjawab, bahwa tidak ada kutipan.

"Izin pak......itu tidak benar....beritanya dari mana....dan tolonglh pak diluruskan......maaf sekali lagi pak...." balas Hasan Basri.

"Oh ya Bang.. satu lagi, Pernah abang berbicara by phone dengan kepala desa, memberitahukan adanya kutipan seribu per kades untuk pengamanan jaksa, agar jaksa tak memeriksa ke desa desa?" tanya wartawan.

"Tidak ada pak....." ujar Ketua Apdesi Tapsel melalui pesan singkat Whatsapp. (Red/Asman)


Editor: Adzan Sinaga


Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video