Indomedia.co -
Satu unit mobil Toyota Fortuner telah disiapkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Rapidin Simbolon untuk diberikan kepada DPC PDI Perjuangan di Sumut yang mampu memenangkan Pemilu Legislatif dengan perolehan kursi melebihi 35% dari jumlah kursi yang dialokasikan di setiap kabupaten/kota.


Hal tersebut disampaikan oleh Rapidin saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi antara DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Sumut gelombang ketiga, di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa, 14 September 2021.


Baca: Target Hattrick 2024, PDI Perjuangan Gelar Rakor Partai Se-Sumut


"Janji dan komitmen saya, bahwa DPC yang memperoleh 35% kursi dari jumlah kursi yang tersedia di Pemilu 2024 akan saya hadiahi satu unit mobil Fortuner," ujar Rapidin yang disambut amplus meriah dari delapan DPC yang hadir yaitu Medan, Deli Serdang, Padangsidimpuan, Madina, Palas, Paluta, Samosir, dan Nias Barat.


Rapidin juga menyatakan bahwa hadiah tersebut dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada seluruh DPC PDI Perjuangan se-Sumut untuk menjadi motivasi merebut kemenangan pada Pemilu 2024.


"Hadiah mobil itu untuk operasional partai, jadi bukan menjadi miliki pribadi, saya tegaskan mobil itu nantinya menjadi milik partai," tegas Rapidin.


Optimis


Janji hadiah ini disambut optimis oleh Ketua DPC Padangsidempuan Tati Hariani Tambunan yang menyatakan bahwa mobil hadiah Ketua DPD akan menjadi milik DPC Padangsidimpuan.


"Padangsidimpuan optimis akan membawa pulang hadiah mobil Fortuner dari Ketua DPD Partai, karena kami yakin akan mencapai target yang ditetapkan, karena target kami pada Pemilu 2024 adalah menang pileg dan pilkada," pungkas Tati Hariani dengan penuh semangat.


Rasa optimis juga disampaikan oleh DPC lainnya. Samosir mengklaim bahwa hadiah itu milik DPC Samosir, ungkap Ketua DPC Samosir Sorta Ertaty Siahaan yang baru dilantik sebagai Ketua DPRD Samosir. Demikian juga DPC Medan dan Nias Barat menyampaikan optimismenya. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video