Indomedia.co -
Munculnya akun mendia sosial palsu mengatasnamakan Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai menjadi perbincangan di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai pun bergerak cepat untuk mengantisipasi agar hal yang tak diinginkan terjadi.


Munculnya akun palsu Facebook Bupati Sergai Darma Wijaya, dan Wakil Bupati Adlin Umar Yusri Tambunan ini diketahui dari aktifitas akun tersebut menambah pertemanan.


"Ditemukan beberapa akun kloning yang memakai identitas Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati di Facebook. Ini diketahui saat akun tersebut menambah pertemanan ke beberapa rekan media. Ini tentu perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama masyarakat Sergai," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai H Akmal saat dikonfirmasi, Selasa, 14 September 2021.


Baca: Dukung Swasembada Pangan, Kapolres Sergai Dampingi Irwasda Panen Raya


Ia mengatakan, pihaknya langsung menyebar informasi bahwa itu adalah akun palsu atau yang mengatasnamankan Bupati dan Wakil Bupati Sergai. Hal itu dilakukan agar akun palsu itu tidak melakukan penipuan kepada masyarakat.


"Kita duga arahnya kesitu, makanya kita antisipasi. Masyarakat harus berhati-hati terhadap beberapa akun palsu di sosial media khususnya yang mengatasnamakan Bupati Sergai dan Wakil Bupati Sergai," katanya.


Tips Membedakan Akun Asli dan Palsu


Dalam penyebaran informasi terkait dengan munculnya akun palsu itu, pihak Pemkab Sergai melalui Dinas Kominfo juga memberikan tips untuk masyarakat. Agar masyarakat bisa membedakan mana aku asli dan mana akun klonik atau palsu.


"Pertama lihat isi akunnya. Akun palsu umumnya jarang atau bahkan tidak pernah mengunggah kiriman. Bisa dibandingkan dengan akun resmi Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan baik di Facebook atau Instagram yang rutin meng-update posting-an kegiatan kerja atau aktivitas sehari-hari," papar H Akmal.


Kemudian, ia menyebutkan, untuk mengecek daftar pertemanan. Biasanya akun palsu belum berumur lama sehingga jumlah pertemanan sangat sedikit.


"Yang terpenting, akun palsu akan menghubungi dan mengiming-imingi hal-hal tertentu yang mencurigakan. Saya mengimbau jangan sampai terperdaya apalagi menyerahkan materi atau data-data penting pribadi," imbaunya.


Atas munculnya akun palsu itu, pihak Pemkab Sergai belum membuat laporan ke polisi. Karena sejauh ini belum ada pihak yang melapor atau menjadi korban aku tersebut.


Lebih lanjut, H Akmal juga memperingatkan kepada masyarakat agar tidak sembarangan menerima pertemanan dari akun palsu tersebut. Jika akun itu menambah pertemanan, masyarakat diminta untuk mengabaikan saja atau tidak merespon.


"Apalagi jika sudah berteman, akun itu mengiming-imingi sesuatu atau memint sesuatu jangan dipercaya," pungkasnya. (Budi W)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video