Indomedia.co
- Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan Hj Taty Ariyani Tambunan SH menggelar reses III Dapil 3 Kecamatan Padangsidimpuan Selatan yang digelar di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan, Rabu, 24 November 2021.


Reses diikuti tokoh masyarakat dan konstituen dari 12 kelurahan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan tersebut, juga dihadiri Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ali Hotman Hasibuan dan sejumlah fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan.


Dalam reses tersebut, Taty Aryani Tambunan menyesalkan ketidakhadiran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah dimintakan nya hadir pada hari itu melalui Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan.


"Reses ini untuk menyerap aspirasi dan penyampaian permasalahan masyarakat kepada kami selaku anggota DPRD dan harusnya patut didengar oleh OPD terkait dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. Karena itu sangat menyesalkan ketidakhadiran ini," ujarnya.


Dikatakannya, persoalan yang dialami masyarakat di Kota Padangsidimpuan saat ini diantaranya terkait adanya kelangkaan pupuk bersubsidi yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat petani. 


Begitu juga penyaluran bantuan dari pemerintah pusat di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian maupun sosial, yang masih banyak yang tidak tepat sasaran seperti  penerima PKH maupun bansos lainnya.


"Ketidakhadiran dinas terkait ini tidak menjadi penghalang dan menjadi catatan ke depan bagi kami dalam rapat rapat DPRD ke depan," pungkas Taty yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padangsidimpuan.


Hal senada diungkapkan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Ali Hotma Hasibuan yang akan menjadikan ketidak hadiran OPD terkait pada reses itu menjadi pemikiran bagi fraksinya kedepannya. 


"Kita punya sikap. Aspirasi dari masyarakat akan kita tampung, teruskan dan perjuangan karena keinginan kita seluruh program yang dikucurkan pemerintah pusat  maupun provinsi ataupun kota Padangsidimpuan tersalurkan sesuai peruntukannya tanpa pandang bulu, pandang warna atau pun lainnya," pungkasnya.


Dalam reses tersebut, Ali warga Silandit dan Rajab Rangkuti warga Hanopan Sibatu mengungkapkan kelangkaan pupuk bersubsidi menimbulkan kesusahan bagi petani. (Saut Togi Ritonga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video