Indomedia.co - Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan menangkap seorang calo PNS dengan kerugian mencapai ratusan  juta rupiah. Tersangka memperdaya korbannya dengan menjanjikan bisa diangkat menjadi PNS sebagai sipir di Kemenkumham.


"Ada 14 orang korban, ada yang dari Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Sibolga dan daerah lainya. Kerugian mencapai ratusan juta rupiah" ujar AKBP Roman Smaradhana Elhaj SH SIK, Kapolres Tapanuli Selatan, saat menggelar konfrensi pers, di Mapolres Tapanuli Selatan, Rabu, 17 November 2021.


Tersangka IED (42) warga Desa Sidadi I, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara dilaporkan salah satu korbannya atas nama Sangap Daulay, ke Polres Tapanuli Selatan pada 22 Maret 2020 lalu karena merasa ditipu. Korban yang sudah menyetor uang sebesar 150 juta rupiah kepada tersangka IED, namun tidak pernah diangkat menjadi PNS.


Tersangka IED sempat buron beberapa waktu hingga akhirnya berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan. Tersangka ditangkap 11 November 2021 lalu di rumah kontrakannya di Kota Medan.


Tersangka IED diancam dengan Pasal 372 dan atau 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara. (Adzan Sinaga)

Editor: Adzan Sinaga

Komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama