Indomedia.co
- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan mengapresiasi perkembangan PT Bank Sumut dari tahun ke tahun. Perusahaan milik Pemprov Sumatera Utara tersebut semakin hari semakin menunjukkan prestasi. Bank yang berdiri pada Tahun 1961 dengan modal dasar Rp100 juta sekarang sudah melesat sampai memiliki asset Rp33,5 triliun.


Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan Rahmansyah Putra Sirait menilai bahwa bank kebanggaan masyarakat Sumatera Utara tersebut telah banyak melalui perjuangan pahit hingga sampai ke titik tertinggi. Hasil kerja keras yang dilakukan menghasilkan prestasi gemilang dengan menyabet Bintang Lima Top BUMD Awards 2021 yang diberikan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah serta Indonesia Best BUMD Award 2021.

 

“Pencapaian tersebut tentunya tidak terlepas berkat hasil kerja keras dari seluruh jajaran direksi dan karyawan,” sebut Rahman dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Desember 2021.


Lanjutnya, Bank Sumut juga berkontribusi dalam hal pembayaran pajak untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan mengembangkan e-Samsat Sumut Bermartabat, Sumut Go Samsat serta efisiensi pembayaran pajak lainnya yang dapat disetor melalui kantor maupun ATM Bank Sumut. Dalam hal kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai pemegang saham, Bank Sumut cukup dapat diandalkan baik dari aspek pendapatan, dukungan terhadap program pemerintah daerah serta meminimalisir angka pengangguran di Sumatera Utara  dengan menyerap 4.000-an tenaga kerja.


Dalam hal kompetensi karyawan, Bank Sumut juga sangat memperhatikan proses rekrutmen calon pegawai baru, Hampir tidak pernah ditemukan praktik calo, pungutan serta KKN dalam proses seleksi. Sehingga dapat dipastikan sumber daya manusia yang dimiliki oleh PT Bank Sumut sangat mumpuni dari level terendah sampai level tertinggi, ungkapnya.


Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan mensinyalir akan ada perubahan formasi di jajaran Direksi PT Bank Sumut dalam waktu dekat. Melihat potensi sumber daya manusia yang dimiliki, GP Ansor Kota Medan mengharap, ada figur-figur yang muncul untuk menduduki kekosongan jabatan tersebut dari internal Bank Sumut. Karena mengingat sistem rekrutmen dan pendidikan kepemimpinan yang dilakukan oleh PT Bank Sumut selama ini sangat baik. Ini tentunya dapat menjadi perhatian khusus dari pemegang saham dalam menentukan pilihan.


SDM internal Bank Sumut sangat mumpuni dan sudah punya sense of belonging yang tinggi dalam mengelola perusahaan. Pihaknya justru khawatir kehadiran direksi baru dari eksternal dapat menimbulkan persoalan serta sarat KKN, lanjut Rahman.


"Disamping mengapresiasi, kami mengkritik Direktur Utama Rahmat Fadillah Pohan yang tidak memberikan sanksi terhadap karyawan yang mengabaikan prinsip pelayanan yang kurang baik terhadap nasabah yang sempat viral beberapa hari yang lalu. Sehingga kami meminta pemegang saham untuk mengevaluasi Dirut yang mengabaikan tagline Memberi Pelayanan Terbaik," tutupnya. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video