Indomedia.co - Diduga lakukan kecurangan dalam proses tender Pembangunan Gedung Rumah Kaca Kebun Raya Tapanuli Selatan di Sipirok, Pemkab Tapsel dan Cv  Tondi Perkasa digugat oleh Cv Gesimaris yang berkedudukan di Medan. Pemkab Tapsel melalui Kelompok Kerja Konstruksi-PUPR 01 Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, mengugurkan penawaran Cv Gesimaris dengan alasan tidak memiliki alamat kantor yang jelas. Padahal, penawaran Cv Gesimaris lebih rendah dari Cv Tondi Perkasa, sebesar Rp.150 juta.


"Patut diduga adanya penyalahgunaan wewenang oleh pejabat yang berwenang, sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara" ujar Bangun Siregar, SH Kuasa Hukum Cv Gesimaris Sabtu (11/12) siang saat dihubungi indomedia.co lewat telephone selular.


Dalam berkas gugatan Nomor : 105 /G/2021/PTUN-MDN di Pengadilan Tata Usaha Negara Medan, terungkap Pembangunan Gedung Rumah Kaca Kebun Raya Tapanuli Selatan dianggarkan dengan pagu sebesar Rp. 747.970.000,00,- yang berasal dari APBD Tapanuli Selatan Tahun 2021. Cv Gesimaris mengajukan penawaran Rp. 576.432.968,88,- Kemudian ada Cv Shabra Cipta Mandiri dengan penawaran Rp. 598.368.000,00. Namun kedua perusahaan dikalahkan dengan memenangkan Cv Tondi Perkasa yang mengajukan Rp. 735.980.000,00,-


"Dengan memenangkan Cv Tondi Perkasa dengan selisih harga diatas penawaran Cv Gesimaris, artinya telah berpotensi terjadinya kerugian keuangan negara lebih dari 150 juta rupiah" lanjut Bangun Siregar didampingi Direktur Cv Gesimaris Hisar Judika Purba, SH.


Bangun Siregar berpendapat, dengan kejadian seperti yang dialami Cv Gesimaris ini, LPSE yang dilaksanakan Pemkab Tapanuli Selatan hanya sekedar memenuhi formalitas semata, tanpa mengindahkan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.


"LPSE itu hanya formalitas, tetap juga harus nego nego di belakang biar kita menangkan tender. Kita akan menyurati KPK supaya membongkar praktik kotor ini" ujar Bangun Siregar menutup pembicaraan. (As)

EDITOR: ADZAN SINAGA

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video