banjir balangan

Indomedia.co -
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan anak sungai di Desa Kaladan, Kecamatan Batumandi dan Desa Sei Batung, Kecamatan Juai meluap sehingga mengakibatkan banjir yang berdampak pada 86 rumah warga Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Januari 2022.

Dijelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melaporkan banjir juga merendam satu unit sekolah dasar, satu Majelis Taklim As-Salam serta 1,5 kilometer jalan yang menjadi akses moda  transportasi warga sekitar.

Baca: Banjir Rendam 59 Rumah di Kabupaten Jayapura

“BPBD bersama tim gabungan melakukan kaji cepat serta pemantauan terkait peningkatan debit air yang merendam rumah warga. Tidak ada warga mengungsi dan korban akibat peristiwa ini,” ujarnya.

Kondisi terkini pada wilayah terdampak banjir berangsur surut. BPBD mengimbau untuk warga tetap waspada dan mengikuti instruksi otoritas daerah setempat apabila terjadi hujan yang menyebabkan peningkatan debit air di sekitar rumah warga.

Peringatan Dini

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk Kabupaten Balangan terkait waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang, sore dan malam hari ini, Sabtu, 8 Januari 2022 serta pada Senin pagi, 10 Januari 2022.

“Kajian inaRISK menunjukkan Kabupaten Balangan memiliki potensi bencana banjir pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada delapan kecamatan,” paparnya.

BNPB mengimbau masyarakat dan perangkat daerah setempat untuk tetap waspada terhadap puncak musim hujan pada bulan Januari hingga Februari mendatang yang dapat menyebabkan potensi bencana hidrometeorologi basah, salah satunya banjir.

Perangkat daerah bersama masyarakat setempat dapat melakukan pemantauan dan pembersihan material pada daerah aliran sungai untuk mengantisipasi terjadinya luapan ketika terjadi hujan lebat sekaligus potensi peningkatan debit air yang menyebabkan banjir di pemukiman warga, pungkas Abdul Muhari. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video