Indomedia.co - Seorang istri di Kabupaten Asahan Sumatera Utara, menyiram suaminya dengan air keras. Si Istri sakit hati, karena suaminya kawin atau nikah siri lagi dengan perempuan lain.

Penyiraman air keras terhadap korban M Irsyad (47) terjadi di rumahnya di Dusun III Desa Punggulan, Air Joman Kabupaten Asahan ini terjadi Rabu tanggal 29 Desember 2021. Saat itu, dua anak korban masing masing Fani Adityasadli (23) Amanda Nirwana Putra menemukan ayah mereka sudah dalam keadaan basah dan kesakitan akibat disiram air keras.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Kisaran untuk berobat. Sementara Anak korban Fani Adityasadli (23) membuat laporan polisi ke Mapolres Asahan.

"Hasil pemeriksaan dan interogasi terhadap korban dan istrinya di Mapolsek Air Joman pada tanggal 3 Januari 2022, Istri korban berinisial LJ mengakui, kalau dirinyalah yang merencanakan penyiraman air keras terhadap suaminya dengan cara membayar orang lain untuk melakukannya," ujar AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH Kapolres Asahan.

Lebih jauh AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH menambahkan, motif dari penyiraman air keras ini, karena Istri korban sakit hati atas suaminya.

"Pelaku L.J nekad melakukan perbuatannya dikarenakan merasa sakit hati terhadap suaminya M Irsyad karena diketahui bahwa korban memiliki istri Siri / menjalin hubungan dengan perempuan lain." ujar AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH Kapolres Asahan.

Untuk memuluskan aksi penyiraman ini, pelaku LJ meminta bantuan temannya seorang ibu rumah tangga berinitial N (48) warga Dusun I Desa Ledong Timur, Aek Ledong Kabupaten Asahan. Kepada tersangka N ini, pelaku LJ menyerahkan uang sebesar 3 juta rupiah untuk membeli air keras dan melakukan penyiraman.

Kemudian, pelaku N menghubungi lagi pelaku lainnya sebagai eksekutor penyiraman, yakni pelaku H.P.T alias Dian (40) warga Wonosari Lingkungan IV Kelurahan Aek Kanopan, Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Untuk melakukan penyiraman ini, tersangka H.P.T alias Dian mendapat upah sebesar 500 ribu rupiah dari tersangka N.

"Pelaku L.J dan N mempunyai hubungan besan. Dimana pelaku N memerintahkan pelaku H.P.T alias Dian untuk melakukan penyiraman air keras terhadap korban" ujar AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH Kapolres Asahan.

Guna penanganan kasus lebih lanjut, petugas Polres Asahan mengamankan berbagai barangbukti, yakni 1 (satu) unit sp.motor Honda Scoopy BK 3445 VBL, 1 (satu) buah ATM BRI, 1 (satu) buah botol minuman bir hitam guines, 1 (satu) buah jaket warna orange, 1 (satu) buah kaos warna merah hati, 4 (empat) unit Hp. (As)

EDITOR: ADZAN SINAGA

Tulis komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama

Video