PENGARUH TELLINGSTORY METHOD TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN TERHADAP RUKUN ISLAM PADA ANAK TK/PAUD HARAPAN BUNDA DESA GAPUK TUA

Oleh: Heka Afriannur Pasaribu, M.Pd.I
Dosen Tetap Aufa Royhan

DALAM Agama Islam Rukun Islam dan rukun iman merupakan hal yang wajib diketahui oleh setiap orang muslim. Karena ini merupakan dasar dari iman kita sebagai muslim. Peningkatan pemahaman akan Rukun Islam ini sangat penting karena menyangkut kelangsungan hidup di dunia dan akhirat. 

SEBAGAI dasar agama, Rukun Islam dan rukun iman juga memegang peranan yang sangat penting untuk diamalkan selama kehidupan di dunia. Oleh karena itu, setiap insan manusia harus paham dan mengerti tentang rukun islam. Dimana, mengucap 2 kalimat syahadat sebagai pintu masuk menjadi seorang muslim.

Tujuannya agar setiap masyarakat diberikan informasi tentang 2 kalimat syahadat, bunyinya, artinya dan cara menulisnya. Kemudian mendirikan sholat, yaitu tiang agama Islam. 

Sebagai tiang agama, sholat merupakan hal yang sangat wajib untuk diketahui untuk dikerjakan. Karena jika tiangnya sudah tidak bagus maka keimanan seseorang itu mudah rapuh ataupun runtuh. Selanjutnya puasa pada bulan ramadhan, hal ini juga sangat penting diajarkan sejak dini kepada semua umat islam. Karena jika anak sudah terbiasa berpuasa sejak kecil maka akan terbiasa pula sampai dia dewasa dan bahkan telah menjadi tua. 

Kemudian, membayar zakat, yang bertujuan untuk mensucikan jasmani dan rohani kita serta harta kita dari segala bentuk kotoran yang bisa merusak keimanan kita. Dengan membayar zakat kita belajar berbagi dengan orang-orang yang berhak menerima zakat ataupun mustahak zakat. 

Selanjutnya menunaikan ibadah haji dan umroh bagi yang mampu. Sebagai rukun islam yang kelima umat muslim wajib melaksanakannya yaitu haji ke baitulloh. Mampu dalam hal ini yaitu mampu dari segi keuangan, kesehatan dan lain-lain. Sehingga ketika pulang dari melaksanakan ibadah haji, dia tidak lagi menysahkan ataupun bergantung hidup dari orang lain.

PENYAMPAIAN materi akan peningkatan pemahaman tentang rukun islam ini kepada anak TK/PAUD di Desa Gapuk Tua Kecamatan Marancar sangat perlu dilakukan karena mengajari anak sejak dini lebih mudah daripada mengajarinya setelah dewasa. Ibarat kata pepatah, ”belajar di waktu kecil bagai mengukir di aats batu dan belajar diwaktu besar bagai mengukir diatas air”. Jika diajarkan sejak dini, maka akan tersimpan dalam memori anak-anak tersebut dan insyaallah akan diamalkannya.

Tellingstory method atau yang dikenal dengan metode bercerita 

Metode adalah kegiatan seseorang\guru secara lisan untuk menyampaikan suatu hal kepada orang lain. Hal tersebut dapat berupa informasi, atau hal lain seperti dongeng yang memiliki tujuan untuk menghibur atau membuat gembira. Bercerita dapat dilakukan dengan alat bantu (media) atau tanpa bantuan alat apapun. 

Di dalam kelas, metode cerita dapat diartikan sebagai kegiatan penyampaian pesan yang dilakukan secara lisan baik dari guru ke anak, anak ke guru dan juga dari anak ke anak ataupun timbal balik. Jadi bercerita dalam kelas tidak hanya guru yang bercerita untuk menciptakan kelas yang berorientasi pada anak maka memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melakukan sendiri menjadi salah satu aspek yang paling penting. Metode bercerita haruslah memperhatikan keutuhan isi cerita dari awal sampai akhir.

Dengan menerapkan metode bercerita ada beberapa  manfaat yang akan diperoleh, diantaranya yaitu:

1) Melatih daya serap atau daya tangkap anak

2) Mengembangkan daya fikir anak

3) Meningkatkan konsentrasi anak

4) Mengembangkan daya imajinasi siswa

5) Menciptakan situasi yang menyenangkan di kelas

6) Meningkatkan keakraban antara guru dan siswa siswinya

7) Meningkatkan perkembangan bahasa anak.

TUJUAN utama penggunaan metode cerita adalah agar tercapainya tujuan pembelajaran. Namun lebih sepesifik metode bercerita bertujuan untuk melatih anak mendengarkan cerita, memahami isi cerita, bertanya dari isi cerita, menjawab soal yang bersumber dari cerita dan terakhir yaitu mampu untuk menceritakan kembali apa yang ia dengan dengan bahasa dan gaya mereka sendiri. 

Ada beberapa kelebihan  dari Tellingstory method ini antara lain :

Dapat menjangkau jumlah anak yang relatif lebih banyak Waktu yang disediakan dapat dimanfaatkan dengan efektif dan efisien. Pengaturan kelas menjadi lebih sederhana, Guru dapat menguuasai kelas dengan lebih mudah. Secara relatif tidak banyak memerlukan biaya.

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti selama 3 bulan, dapat diambil kesimpulan bahwa Tellingstory Method ini memiliki pengaruh positif dan sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang rukun islam. Karena pada usia tk/paud, mereka lebih menyukai bercerita dan disuruh kembali menceritakan apa yang mereka ketahui tersebut.  

DAFTAR PUSTAKA:

  • Al-Makki, Abu thalib, Tafsir Sufistik Rukun Islam, Bandung: Mizan Pustaka, 2005 
  • Arif, Armai, Pengantar Ilmu Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Pers, 2002 
  • Arikunto, Suharsimi, Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta, Bumi Aksara, 2006 
  • Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta, 2006
  • Darajat, Zakiah, dkk., Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam,Jakarta: Bumi Aksara, 2001 
  • Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Penerbit Rineka Cipta, 2003 
  • Mansur, Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,2005
  • Margono, S., Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2004 
  • Moeslichatoen R, Metode Pengajaran di Taman Kanak- Kanak, Jakarta : Rineka Cipta, 2009
  • Soenardjo, dkk., Al-Qur'an dan Terjemahnya,Jakarta: Departemen Agama Islam, 2004 
  • Zuhairini, Metodologi Pendidikan Agama, Solo: Ramdani, 2000

Komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama