Indomedia.co
- Polda Jawa Timur bersama Polrestabes Surabaya berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan internasional Malaysia dan Laos. Tujuh tersangka diamankan dengan barang bukti sebanyak 36 kilogram sabu-sabu, dan 15 ribu pil ekstasi.

Pengungkapan itu dirilis oleh Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Akmad Yusep Gunawan, Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Arie Ardian Rishadi dan Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri, di Gedung Bharadaksa Polrestabes Surabaya, Rabu, 23 November 2022.

Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Arie Ardian Rishadi menjelaskan, pada November 2022 ini, Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap dua jaringan besar.

Pertama adalah jaringan Indonesia-Malaysia dan diduga barang ini berasal dari Cina dengan kemasan teh China.

Pengungkapan jaringan asal Malaysia ini berawal dari pendalaman pengungkapan kasus di Jatim. Kemudian pengembangan dilakukan hingga ke Medan, Sumatera Utara, dan mengamankan dua orang tersangka yakni SU (29) warga Bojonegoro dan SDC (27) warga Bandung, Jawa Barat.

Dari kedua tersangka disita barang bukti 26 kilogram sabu-sabu, dan 15 ribu butir pil ekstasi.

Jaringan kedua yang diungkap, imbuh Arie, yakni berasal dari Laos. Jaringan ini diungkap oleh Subdit III Ditresnarkoba Polda Jatim. Lima orang berhasil ditangkap dalam pengungkapan ini.

Awalnya, berdasarkan hasil pendalaman petugas bahwa akan ada barang yang dikirim dari Laos ke Indonesia. Barang itu didistribusi melalui Surabaya dan Jakarta.

Petugas berhasil mengamankan lima orang tersangka dengan barang bukti 10 kilogram sabu.

Dari kedua jaringan tersebut, total barang bukti yang disita sebanyak 36 kilogram sabu-sabu, dan 15.056 butir pil ekstasi, pungkas Arie. (Suwardi Sinaga)

Editor: Suwardi Sinaga

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Komentar

Komentar pembaca tidak menjadi bagian dari tanggung jawab Redaksi

Lebih baru Lebih lama