Dua Tahun Menghilang, Tim Tabur Kejati Sumut Amankan DPO Terpidana Perkara KDRT

Suwardi Sinaga - Rabu, 24 Mei 2023 19:40 WIB
Dua Tahun Menghilang, Tim Tabur Kejati Sumut Amankan DPO Terpidana Perkara KDRT
Istimewa
Kasi Penkum kejati Sumut Yos A Tarigan (kanan) memberikan keterangan pers.
indomedia.co - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengamankan DPO terpidana atas nama Herry Gomgom P Situmorang di seputaran Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Senin, 22 Mei 2023 sekira pukul 13.15 WIB. Saat dilakukan penangkapan, terpidana tidak melakukan perlawanan.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan, bahwa terpidana sudah dua tahun lebih menjadi DPO, tepatnya mulai 22 Desember 2020. Terpidana saat diamankan, memiliki KTP dengan domisili di Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara.

Selanjutnya, lanjut Yos, terpidana diamankan dan dibawa ke Kantor Kejati Sumut untuk pendataan dan terpidana akan menjalani proses hukum lebih lanjut setelah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai.

"Terpidana pada saat menjalani persidangan oleh JPU dituntut dua tahun penjara, tepatnya pada Tanggal 23 November 2016. Kemudian, putusan PN: 416/Pid.Sus/2016/PN Tjb tanggal 14 Desember 2016, hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, JPU banding lagi dan berdasarkan Putusan PT Nomor: 73/PID.SUS/2017/PT.MDN Tanggal 21 maret 2017, hukuman satu tahun penjara. Untuk putusan PT ini, jaksa mengajukan kasasi. Lalu, berdasarkan putusan kasasi MA Nomor: 84 K/PID.SUS/2018 Tanggal 21 Juli 2020, hukuman enam bulan penjara," jelas Yos.

Terpidana melanggar pasar 45 Ayat (1) huruf a juncto Pasal 5 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Sejak putusan kasasi keluar dan berkekuatan hukum tetap, lanjut Yos, terpidana tidak pernah memenuhi panggilan untuk melaksanakan putusan kasasi hingga akhirnya ditetapkan sebagai DPO.

"Terpidana setelah dilakukan pemeriksaan dan kelengkapan berkas selanjutnya dikirim ke Lapas Tanjung Gusta Medan untuk selanjutnya menjalani putusan kasasi enam bulan penjara," kata Yos.

Yos menambahkan, kepada para DPO agar segera menyerahkan diri, karena tidak ada tempat yang aman bagi DPO dimana pun berada. (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru