Dukung Anti Korupsi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gandeng Kejari Medan Gelar Penyuluhan Hukum

Budi W - Sabtu, 15 Juni 2024 14:37 WIB
Dukung Anti Korupsi, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gandeng Kejari Medan Gelar Penyuluhan Hukum
Istimewa
Penyuluhan hukum di lingkungan kerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendorong gerakan anti korupsi dan anti fraud di lingkungan BUMN.
indomedia.co -PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan penyuluhan hukum di lingkungan kerjanya. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendorong gerakan anti korupsi dan anti fraud di lingkungan BUMN.

Kegiatan penyuluhan yang digelar di Komplek Perkantoran Pertamina Regional Sumbagut, Medan, Sumatera Utara pada Rabu 12 Juni 2024 itu berlangsung secara hybrid.

Penyuluhan hukum yang bertemakan "Awareness Tindak Pidana Korupsi dan Fraud" ini merupakan kegiatan yang digagas dan secara berkelanjutan dilaksanakan oleh Fungsi Legal Counsel dan Internal Audit Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar mengatakan, pihaknya terus mendorong setiap insan perwira, mitra kerja, dan pemangku kepentingan perusahaan untuk peduli dan berperan serta dalam pelaksanaan komitmen anti korupsi dan anti fraud (kecurangan).

"Kegiatan penyuluhan hukum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mengenal lebih dekat peta aksi korporasi, agar mengetahui lebih jelas mana yang merupakan risiko bisnis dan kejahatan bisnis yang perlu dicegah sebagai bentuk komitmen anti fraud," ujar Freddy dalam keterangannya, Sabtu, 15 Juni 2024.


Pada kesempatan ini, Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan didaulat sebagai narasumber. Tim Kejari Medan mengajak para peserta penyuluhan untuk memahami dan mengenal lebih dekat substansi hukum, meliputi penafsiran dalam perspektif hukum administrasi, pidana, dan perdata, termasuk kecurangan atau fraud dengan mens rea atau sikap batin pelaku perbuatan pidana itu sendiri.

Tumpal Sitorus selaku Manager Internal Audit Region I yang meliputi wilayah Sumbagut dan Sumbagsel menerangkan bahwa melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat melihat "peta" isu secara lebih tepat, mana yang masuk dalam pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana atau pelanggaran perdata.

"Peserta penyuluhan hukum ini diikuti 300 peserta secara hybrid dan kegiatan ini adalah bentuk korporasi mencegah terjadinya perbuatan penyuapan maupun kecurangan dalam melaksanakan tugas di lingkungan Pertamina," ungkap Tumpal.

Dalam rangkaian penyuluhan hukum ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memperkuat komitmen di lingkungan perusahaan dengan melakukan penandatanganan komitmen anti fraud. Penandatanganan komitmen ini dilakukan oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar beserta tim manajemen.

Inisiatif kolaborasi antara Tim Kejaksaan Negeri Medan, Fungsi Legal Counsel dan Internal Audit Pertamina Patra Niaga Sumbagut tidak terlepas dengan konteks layanan aduan atau laporan Whistle Blowing System (WBS). (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Budi W
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru