Hujan Deras, 25 Rumah Terendam di Bangka Barat

Budi W - Sabtu, 21 Januari 2023 20:12 WIB
Hujan Deras, 25 Rumah Terendam di Bangka Barat
BNPB
Banjir terjadi di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis, 19 Januari 2023.
indomedia.co -Hujan deras berdurasi lama pada Kamis, 19 Januari 2023, menyebabkan banjir terjadi di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data dari Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 25 KK terdampak. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang mengungsi.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Januari 2023, menjelaskan wilayah terdampak berada di Desa Tumbak Petar, Kecamatan Jebus; Desa Sinar Manik, dan Desa Puput, Kecamatan Parit Tiga.

"Kerugian materil sebanyak 25 unit rumah terendam. Selain itu luapan air menyebabkan genangan setinggi 50 cm. Akibatnya akses dan aktivitas warga menjadi terganggu karena kendaraan tak bisa melintas," jelas Abdul Muhari.

Upaya penanganan bencana banjir dilakukan oleh Tim BPBD Kabupaten Bangka Barat bersama tim gabungan ke lokasi kejadian membantu mengevakuasi warga dan barang-barang serta melakukan pendataan rumah terdampak dan kebutuhan mendesak.

"BPBD Kabupaten Bangka Barat melaporkan pada Jumat, 20 Januari 2023, banjir sudah berangsur surut dan kegiatan warga kembali berjalan normal," kata Abdul Muhari.

Prakiraan cuaca Kabupaten Bangka Barat per 20 sampai 21 Januari 2023 berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memgindikasikan dominasi cuaca hujan sedang pada siang hari, dan berawan pada malam hari.

Mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk selalu waspada dan siaga. Sebagai mitigasi banjir upaya yang dapat dilakukan dengan membuat fungsi sungai dan selokan dapat bekerja dengan baik.

"Untuk jangka panjang, melakukan reboisasi tanaman khususnya jenis tanaman dan pepohonan yang dapat menyerap air dengan optimal. Memperbanyak dan menyediakan lahan terbuka untuk membuat lahan hijau untuk penyerapan air," pungkas Abdul Muhari. (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru