Ida Hanifah Resmi Jadi Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan UMSU

Suwardi Sinaga - Sabtu, 16 September 2023 12:03 WIB
Ida Hanifah Resmi Jadi Guru Besar Hukum Ketenagakerjaan UMSU
Istimewa
Ida Hanifah menerima SK Guru Besar, di Kantor LLDikti Wilayah I Sumut, Jalan Sempurna No 8, Medan, Jumat, 15 September 2023.
indomedia.co - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil menambah daftar guru besar. Sekretaris Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Dr Hj Ida Hanifah SH MH resmi menerima Surat Keputusan (SK) guru besar di bidang Ilmu Hukum Ketenagakerjaan, Jumat, 15 September 2023.

Surat Keputusan diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof Drs Saiful Anwar Matondang MA PhD, di Kantor LLDikti Wilayah I Sumut, Jalan Sempurna No 8, Medan.

Surat keputusan dari Kemendikbudristek RI yang dibacakan oleh Ketua Hukum Kepegawaian dan Tata Laksana Abdul Aziz Tambunan SH MH, ditetapkan bahwa sejak 1 Agustus 2023, Dr Hj Ida Hanifah SH MH dinaikkan jabatannya menjadi profesor atau guru besar dalam bidang Ilmu Hukum Ketenagakerjaan dengan angka kredit 910,50.

Surat Keputusan Kemendikbudristek RI tersebut diserahkan kepada WR I Prof Dr Muhammad Arifin MHum mewakili Rektor Prof Dr Agussani MAP dan selanjutnya diserahkan kepada Prof DR Ida Hanifah. Dalam acara serimoni tersebut bukan hanya Prof Dr Ida Hanafiah, ada juga dua dosen UISU yang turut berhadir dalam acara menerima SK Guru Besar tersebut.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof Dr Saiful menyampaikan bahwa menjadi guru besar bukanlah hal yang mudah, baik sebelum menjadi guru besar ataupun sesudah mendapatkannya.

"Ada tangungg jawab yang harus dijalankan dengan baik, sesuai dengan penugasannya dan sesuai bidangnya untuk melakukan penelitian, publikasi ilmiah, buku dan pengabdian masyarakat," kata Kepala LLDikti.

Sementara itu, WR I UMSU Prof Arifin mengatakan bahwa penerimaan SK ini menambah jumlah guru besar dan suatu prestasi luar biasa bagi UMSU. Dia juga mengingatkan saat menjadi guru besar, perlu mencari publikasi yang tidak abal-abal dan bisa berkelanjutan.

"Kita mengharapkan dosen dari UMSU selalu ada tulisannya dan saya kira UMSU sudah memiliki komitmen yang tidak bisa ditawar-tawar lagi menuju cita-citakan bersama. Kedepannya tantangan semakin besar, tentu harus kita isi dengan SDM yang handal untuk meraih kesuksesan gelar dalam bidang pendidikan," kata Prof Arifin.

Sementara itu, Prof Ida Hanifah setelah menerima SK penetapan guru besar mengatakan sangat bersyukur dan bangga sampai di titik tersebut.

"Saya menunggu ini sudah sekitar 2,5 tahun dengan berbabagi macam lika-liku. Saya terharu, ini adalah surat keputusan tertinggi di bidang akademik. Tanggung jawab yang sangat berat. SK ini tidak akan bisa dicapai tanpa dukung-dungan dari pihak lain," ujar Prof Ida yang merupakan mantan Dekan FH UMSU.

Sementara Dekan FH UMSU Dr Faisal SH MHum yang juga hadir pada kesempatan itu meperlihatkam kebahagian dan kebanggaannya dalam pencapaiyan tertinggi dengan bertambahnya guru besar di Fakulutas Hukum UMSU.

"Alhamdulillah. Hari ini kami sangat berbahagia, karena orang tua kami memperoleh anugerah dari Allah SWT," ungkap Faisal didampingi WD I Dr Zainuddin SH MH dan WD III Atikah Rahmi SH MH.

"Tentunya capaian ini sebuah kebahagian dan kebanggaan bagi UMSU, khususnya FH UMSU. Guru besar merupakan jabatan akademik tertinggi yang bisa dicapai oleh seorang dosen di perguruan tinggi dan mencerminkan kepakaran seorang dosen di dalam bidang ilmunya. Dengan adanya guru besar yang memadai pada suatu perguruan tinggi diharapkan bisa meningkatkan citra dan kualitas perguruan tinggi itu sendiri," imbuh Faisal.

Turut hadir Sekretaris BPH UMSU Drs H Dalail Ahmad MA, Bendara BPH UMSU Drs Mutholib MM, Ketua Prodi Magister Kenotariatan (MKn) Pascasarjana UMSU Dr Adi Mansar SH MHum, Sekretaris MKn Dr M Syukran Yamin Lubis SH MKn, Sekretaris Prodi Magister Ilmu Hukum Dr Ida Nadira SH MHum dan Dosen UMSU lainnya.

Diketahui, sekarang UMSU sudah memiliki 3 guru besar bidang Hukum, yakni Prof Dr Muhammad Arifin SH MHum, Prof Dr Triono Eddy SH MHum, dan Prof Dr Ida Hanifah SH MHum. (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru