Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026

Suwardi Sinaga - Sabtu, 14 Februari 2026 18:42 WIB
Kemenkes Buka Rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026
FB Kemenkes
Kemenkes.
indomedia.co -Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit membuka rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman Nomor: KP.01.10/C.IV/419/2026 Tentang Penerimaan Rekrutmen Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi Tahun 2026.

A. Dalam rangka pemenuhan kebutuhan Tenaga Digitalisasi Pencatatan dan Pelaporan Program Imunisasi di lingkungan Direktorat Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2026, dibutuhkan sebagai berikut.

1. Data Manager

1. Pendidikan minimal S1, diutamakan S2 di bidang Ilmu Komputer, Manajemen Data, Statistik, Teknologi dan Sistem Informasi atau bidang lain yang relevan.
2. Pengalaman bekerja sebagai Data Manager minimal 5 (lima) tahun.
3. Pengalaman bekerja di bidang manajemen pengembangan digitalisasi kesehatan tingkat nasional minimal 1 (satu) tahun merupakan nilai tambah.
4. Memiliki pengalaman dalam bidang teknologi informasi meliputi:
- Manajemen Basis Data: SQL, MySQL, PostgreSQL, Oracle, MongoDB
- Analisis & Statistik Data: Menggunakan Excel, Python, R, atau SAS
- Alat Business Intelligence (BI): Tableau, Power BI
- Manajemen Big Data: Hadoop, Spark
- Keamanan & Kepatuhan Data: Pengetahuan tentang GDPR, ISO 27001
- Cloud Komputasi: AWS, Google Cloud, Azure
- Pengembangan teknologi sistem informasi
5. Keterampilan komunikasi yang baik - Fasih berbahasa Indonesia dan Inggris

2. Data Engineering

1. Pendidikan minimal S1 di bidang Ilmu Komputer, Manajemen Data, Statistik, Teknologi dan Sistem Informasi atau bidang lain yang relevan.
2. Pengalaman bekerja sebagai Data-related roles (Data Engineer, ETL Developer, Database Administrator, Data Analyst, atau Software Engineer), serta berpengalaman dalam membangun dan memelihara pipeline data, integrasi data, dan infrastruktur data minimal 3 (tiga) tahun.
3. Pengalaman bekerja di bidang manajemen pengembangan digitalisasi kesehatan tingkat nasional minimal 1 (satu) tahun merupakan nilai tambah.
4. Memiliki keterampilan teknis:
- Pemrograman & Scripting: Mahir dalam Python, SQL; familiar dengan Java atau Scala merupakan nilai tambah.
- Basis Data: Relasional (MySQL, PostgreSQL, Oracle) dan NoSQL
(MongoDB, Cassandra).
- Ekosistem Big Data: Hadoop, Spark, Kafka, Hive, atau yang serupa.
- ETL / Pipeline Data: Pengalaman dengan alat orkestrasi alur kerja (Airflow, Luigi, Prefect).
- Data Warehousing: Redshift, BigQuery, Snowflake, atau platform yang serupa.
- Platform Cloud: AWS, Azure, Google Cloud (penyimpanan data, komputasi, dan layanan streaming).
- Pemahaman dan Arsitektur Pemodelan Data: Skema normalisasi/denormalisasi, dan optimasi kinerja.
- Business Intelligence (BI): Memahami tentang Tableau, Power BI, atau Looker (terutama untuk memungkinkan analitik
hilir).
- Keamanan dan Kepatuhan Data: Kesadaran akan kepatuhan privasi data (GDPR, HIPAA, dll)
5. Keterampilan komunikasi yang baik - Fasih berbahasa Indonesia dan Inggris


Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru