Kementan Akan Turunkan Bantuan Benih Padi dan Perbaikan Lahan Pertanian Terdampak Banjir di Mandailing Natal
MS Putra - Senin, 08 Desember 2025 19:37 WIB
MS Putra
Tim Kementan didampingi Wakil Bupati Madina Atika Azmi dan Plt Kepala Dinas Pertanian Madina melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah pertanian yang terdampak banjir, Senin, 8 Desember 2025.
indomedia.co -Tim Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia didampingi Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi dan Plt Kepala Dinas Pertanian Madina melakukan kunjungan langsung ke sejumlah wilayah pertanian yang terdampak banjir, Senin, 8 Desember 2025.
Kunjungan ini bertujuan meninjau tingkat kerusakan lahan sekaligus memastikan langkah pemulihan bagi para petani terdampak.
Tim Kementerian Pertanian dipimpin Ali Jamil Harahap, Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kementerian Pertanian, didampingi Deputi I Badan Pangan Nasional, serta Direktur STO Direktorat Jenderal Hortikultura.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat secara langsung sejumlah area persawahan dan perkebunan warga yang mengalami kerusakan akibat tingginya debit air dan material lumpur yang menggenangi lahan.
Ali Jamil Harahap menegaskan bahwa Kementerian Pertanian akan memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan sektor pertanian di Madina, mengingat banyaknya petani yang terdampak.
Pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan berupa benih padi dan berbagai komoditas lain sesuai kebutuhan di lapangan.
"Kami sudah melihat langsung kerusakan yang dialami petani. Kementerian Pertanian berkomitmen menyiapkan benih padi dan komoditas lain agar proses tanam bisa segera dimulai kembali," ujarnya saat meninjau areal persawahan yang tergenang.
"Pemulihan lahan pertanian ini perlu dipercepat agar produksi pangan tetap terjaga," sebutnya.
Ali juga berpesan agar para petani segera memanfaatkan kembali lahan mereka, karena bantuan benih dalam waktu dekat akan dikirim dari Medan ke Madina.
"Untuk lahan pertanian yang tertimbun material banjir, akan dilakukan pengerukan kembali sehingga lahan tersebut bisa dipakai lagi," sebutnya.
Sementara Wakil Bupati Madina, Atika Azmi, menyampaikan apresiasi respons cepat pemerintah pusat. Ia berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan ekonomi para petani yang sangat bergantung pada hasil panen.
"Kami berharap Menteri Pertanian, Wamentan untuk mencurahkan atensinya terhadap pangan di Mandailing Natal sebagai perwujudan Astacita Presiden Prabowo Subianto," harapnya.
Sebelumnya Plt Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufiq Zulhendra, telah menyurati Kementan terkait jumlah dan lahan pertanian yang terdampak banjir di Madina.
Dalam laporan tersebut ada 4.498 hektare lahan pertanian Madina rusak dan 3.359 ha puso atau gagal panen. Tanaman yang mengalami puso tersebut padi, jagung, cabai, timun, tomat, terong, dan kacang panjang.
Dengan adanya kunjungan dan komitmen bantuan tersebut, pemerintah daerah optimis pemulihan lahan pertanian di Madina dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas produksi petani dapat kembali normal dalam waktu dekat. ***
Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News
Ikuti berita dan artikel lainnya di Saluran WhatsApp Indomedia.co
Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiba di Mapolres Madina, AKBP Bagus Disambut Gordang Sambilan dan Pedang Pora
Kapolsek Muara Batang Gadis Diganti
Warga Siulangaling Keluhkan Soal Tambang Emas Ilegal ke Ketua DPRD Madina
Fraksi Gerindra DPRD Madina Antar Langsung Bantuan ke Siulangaling Daerah Terparah Dampak Banjir
Status Tanggap Darurat Bencana di Madina Turun Menjadi Transisi
Sempat Terisolir Akibat Jalan Tertimbun Longsor, Bupati Madina Kunjungi Desa Batahan
Komentar