Operasi Pencarian Longsor Bandung Barat Kerahkan Alat Berat dan Anjing Pelacak
Suwardi Sinaga - Senin, 26 Januari 2026 20:06 WIB
BNPB
Polri mengerahkan Detasemen K9 Unit SAR Ditpolsatwa Korps Sabhara Baharkam Polri untuk membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin, 26 Januari 2026.
indomedia.co - Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, memasuki hari ketiga, Senin, 26 Januari 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa tim SAR gabungan mengerahkan alat berat untuk mempercepat upaya penanganan. Sebelumnya tiga ekskavator sudah dikerahkan sejak operasi hari pertama.
"Hari ini, Senin 26 Januari 2026, dua unut ekskavator kembali didatangkan untuk membantu upaya percepatan penanganan. Dengan demikian, total lima ekskavator berukuran sedang telah dikerahkan dalam operasi SAR," jelasnya.
Kondisi material longsor yang masih lunak menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan jenis alat berat. Ekskavator yang berukuran sedang saat ini dapat menjangkau titik pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Polri juga mengerahkan anjing pelacak (K9) dalam membantu upaya percepatan proses pencarian korban. Sebanyak enam ekor anjing dari Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri dikerahkan dalam membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, pungkas Abdul Muhari. ***
Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News
Ikuti berita dan artikel lainnya di Saluran WhatsApp Indomedia.co
Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Banjir Bandang di Buleleng, Dua Warga Meninggal Dunia dan Dua Lainnya Masih Hilang
Tanah Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Meninggal Dunia
BNPB Bekali Verifikator Kerusakan Rumah Terdampak Bencana Bansor di Aceh Tamiang
Banjir Bandang Terjang Sitaro, Sebelas Orang Meninggal
Pemulihan Fisik dan Psikososial Fokus Utama Pemerintah di Kabupaten Agam
Korban Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera 1.016 Orang
Komentar