Paul Baja M Siahaan Masuk Politik Untuk Mengabdi, Bukan Ambisi Kekuasaan

Suwardi Sinaga - Selasa, 16 Mei 2023 22:28 WIB
Paul Baja M Siahaan Masuk Politik Untuk Mengabdi, Bukan Ambisi Kekuasaan
Istimewa
Paul Baja M Siahaan halalbihalal bersama masyarakat Desa Sei Bamban, Kecamatan Bamban, Kabupaten Sergai, Selasa, 16 Mei 2023.
indomedia.co - Paul Baja M Siahaan sangat bersyukur atas karunia dan berkat Tuhan Yang Maha Esa terhadap dirinya dan keluarganya. Berkat kebaikan Tuhan pula, dia mampu membantu banyak orang memiliki pekerjaan dan penghidupan melalui perusahaannya.

Akan tetapi di titik tertentu dalam hidupnya, Paul merasa belum cukup banyak berbuat dan bermanfaat untuk masyarakat. Apalagi melalui perusahaannya selama ini, amatlah terbatas daya dan kekuatannya guna mewujudkannya.

Politisi PDIP itu dalam tiap kesempatan bertemu masyarakat, mengakui bahwa itulah yang menjadi titik balik baginya dari rangkaian kesuksesan menjalani profesi sebagai pengusaha sekitar 30 tahun.

"Banyak orang bilang bahwa (masuk) politik ujung-ujungnya ingin dapat kekuasaan. Tapi saya justru ingin mengabdikan diri bagi masyarakat luas," ujar Paul saat halalbihalal bersama masyarakat Desa Sei Bamban, Kecamatan Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa, 16 Mei 2023.

Di hadapan masyarakat yang didominasi emak-emak itu, Paul menyebut dirinya bukanlah sedang berkampanye. Melainkan ingin sekadar memerkenalkan diri dan keluarganya sehubungan dengan niat mengabdi untuk masyarakat.

Baginya, dengan membantu dan berbuat baik terhadap sesama, ada sebuah kepuasan di hatinya di mana itu menjadi sesuatu yang tak bisa dinilai dan diukur oleh apapun.

"Yang saya dapat adalah kepuasaan. Sejauh ini saya sudah merasakan (kepuasaan membantu orang) tetapi untuk kalangan karyawan saya. Itu saya rasa yang masih kurang. Makanya saya mau masuk politik," tuturnya.

Paul Baja M Siahaan memiliki lima orang anak. Istrinya adalah Paulina Basaria Simbolon. Sedangkan almarhum ayahandanya Drs Lintong M Siahaan. Pernah menjabat Direktur Utama PTPN II Tanjung Morawa 1971-1980. Kemudian sebelum pensiun diamanahkan sebagai Dirut PTPN IV Gunung Pamela 1981-1985. Setelah pensiun, ayahandanya terjun ke swasta dengan membuka perusahaan kelapa sawit.

Sejak saat itu pula Paul Baja M Siahaan remaja dididik oleh ayahandanya sebagai seorang pengusaha. Didikan tersebut ternyata sangat berharga untuk menempa mental dan kemampuannya. Waktu pulalah yang menjawab. Melalui tangan dinginnya, perusahaan yang dipimpinnya berkembang pesat dan maju. Bahkan sekarang ini dia mampu menghidupi sekitar 3.000-an karyawan melalui perusahaannya.

"Saya besar di lingkungan perkebunan," kata dia.

Saat ini, Paul menjadi donatur utama di Yayasan Karya Murni. Sebelum Edward Silitonga meninggal dunia, mereka saling bahu membahu mengelola yayasan yang bertujuan membantu pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Lembaga amal ini dia dirikan berkat inspirasi salah seorang anaknya yang juga berkebutuhan khusus.

"Dari anak pertama saya itulah saya terinspirasi untuk membantu masyarakat," katanya yang disambut aplaus hadirin.

Adapun wujud keseriusannya terjun di dunia politik, telah mendirikan Rumah Aspirasi Rakyat PDIP. Wadah itu sudah berdiri di Jalan Sei Serayu No 52, Medan, dan di Jalan Lintas Sergai-Tebing Tinggi, Perbaungan. Rumah aspirasi baginya sebuah perwujudan dari instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat menghadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP, Januari 2023. Dalam aktivitasnya, rumah aspirasi turut dibantu oleh politisi senior PDIP Ramses Simbolon.

Kembali soal niatannya menjadi wakil rakyat, Paul mengungkapkan betapa penting kepercayaan yang diberikan dari masyarakat. Sehingga segala aspirasi, persoalan, dan kebutuhan masyarakat Sumatera Utara terkhusus Kabupaten Sergai, mampu ia perjuangan dengan statusnya nanti mewakili negara.

"Kalaulah amanah itu diberikan kepada kami, tentu setiap aspirasi yang kami tampung nanti atas nama negara. Jalannya akan lebih mudah, sudah tegak lurus sampai ke atas. Di kabupaten misalnya ada Pak Suherman, di provinsi ada Pak Ramses Simbolon dan saya di DPR RI. Apalagi kalau Pak Ganjar Pranowo presidennya, sudah tegak lurus (aspirasi) itu," terangnya.

Dengan demikian, harapannya pembangunan di Sumut terkhusus Kabupaten Sergai dapat lebih cepat diwujudkan. Sehingga mampu mengakselerasi perekonomian masyarakat terutama yang berada di pedesaan. (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru