Pemkab Madina Kembali Raih Opini WTP Ketiga Kalinya Secara Berturut-turut
MS Putra - Selasa, 27 Mei 2025 12:09 WIB
Istimewa
Pemkab Madina kembali meraih Opini WTP dari BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas LKPD TA 2024, Senin, 26 Mei 2025.
indomedia.co -Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Paula Henry Simatupang, dan diterima oleh Bupati Madina Saipullah Nasution bersama Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis di Auditorium BPK Sumut, Medan, pada Senin, 26 Mei 2025.
Dalam acara penyerahan tersebut, Bupati didampingi oleh Plh Sekda Sahnan Pasaribu, Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Sekretaris Dewan Afrizal, Inspektur Rahmad Daulay, Kepala BPKAD Yaz Adu Syakirin, Kepala Bapenda Ahmad Yasir Lubis, serta sejumlah pejabat dan staf dari BPKAD dan Bapenda.
Paula menjelaskan bahwa opini WTP diberikan berdasarkan empat kriteria, yakni kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan informasi, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Meski meraih opini terbaik, Paula mengingatkan bahwa masih terdapat beberapa temuan penting dari hasil pemeriksaan yang juga terjadi di sejumlah kabupaten/kota lainnya.
"Di antaranya adalah kekurangan volume pada pembangunan fisik, pencatatan aset yang belum tertib, serta perjalanan dinas yang masih menjadi temuan rutin," ungkapnya.
Ia pun meminta pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK atas temuan-temuan tersebut.
Menanggapi capaian ini, Bupati Saipullah menyampaikan rasa syukur sekaligus mengingatkan bahwa opini WTP bukan akhir dari segalanya.
"Banyak catatan yang harus segera kami perbaiki. Kami melihat ini sebagai bentuk koreksi konstruktif atas laporan keuangan yang telah kami sampaikan," ujar Saipullah.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti rekomendasi BPK dalam waktu dua bulan ke depan.
"Selanjutnya kami akan melakukan penguatan kapasitas (capacity building) kepada seluruh pejabat dan pegawai yang menangani pelaporan keuangan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD)," tambahnya.
Bupati berharap, ke depan Pemkab Madina bisa mempertahankan opini WTP dengan jumlah catatan yang lebih sedikit.
Sementara itu, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, menilai capaian ini berpotensi membawa dampak positif terhadap peningkatan alokasi anggaran untuk pembangunan daerah.
"Sebagai Ketua DPRD, saya mengapresiasi kinerja Pemkab Madina. Semoga opini WTP ini bisa terus kita pertahankan, dan bahkan ke depannya benar-benar menjadi WTP murni, tanpa ada catatan penekanan," ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Ia menambahkan, capaian WTP murni tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintahan Saipullah–Atika di tahun pertama masa jabatan mereka.
Sebagai informasi, Pemkab Madina pertama kali meraih Opini WTP pada Tahun 2022. Sejak saat itu, opini serupa berhasil dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut. ***
Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News
Ikuti berita dan artikel lainnya di Saluran WhatsApp Indomedia.co
Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cuaca Masih Ekstrem, Pemkab Madina Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Selama Dua Minggu
Pemkab Madina Umumukan 80 Mahasiswa Miskin Berprestasi Penerima Beasiswa TA 2025
Ketujuh Kalinya Pemkab Madina Gelar Gerakan Pangan Murah
Pemkab Madina Bantu Korban Kebakaran di Huta Godang Muda
Kondisinya Memprihatinkan, Warga Bandar Panjang Tuo Berharap Pemerintah Perbaiki SDN 240
Pemkab Toba Raih 9 Kali Opini WTP, Bupati Effendi Napitupulu: Momentum Peningkatan Kualitas Kinerja
Komentar