Sarjana Pengangguran, Franky Partogi Wijaya Sirait: Walikota Siantar Harus Bertanggung Jawab

Suwardi Sinaga - Jumat, 15 September 2023 09:33 WIB
Sarjana Pengangguran, Franky Partogi Wijaya Sirait: Walikota Siantar Harus Bertanggung Jawab
Istimewa
Anggota DPRD Sumut Franky Partogi Wijaya Sirait menjadi pembicara pada Simposium Sarjana Pengangguran di Kota Pematangsiantar, Kamis, 14 September 2023.
indomedia.co - Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi PDI Perjuangan Franky Partogi Wijaya Sirait mendapatkan kesempatan untuk menjadi tamu kehormatan sebagai keynote speaker pada kegiatan Simposium Sarjana Pengangguran di Kota Pematangsiantar dengan mengusung tema "Upaya Pengendalian dan Penanggulangan Sarjana Pengangguran Melalui Program Pemberdayaan SDM Terpadu" di Aula Serba Guna Pemerintah Kota Pematang Siantar, Kamis, 14 September 2023.

Dalam pemaparannya, Franky Partogi Wijaya Siriat menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pematangsiantar memiliki tugas dan tanggung jawab konstitusional untuk memberikan dan atau menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi setiap warga masyarakat Kota Pematangsiantar termasuk didalamnya lapangan pekerjaan terhadap para sarjana di Kota Pematangsiantar.

Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 menyatakan bahwa "Setiap Warga Negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan". Sehingga bila merujuk pada ketentuan konstitusi tersebut maka penyediaan lapangan pekerjaan dan penghidupan yang layak adalah merupakan tugas dan tanggung jawab Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Walikota Pematangsiantar selaku kepala daerah harus bertanggung jawab atas hal tersebut.

"Berdasarkan dari BPS jumlah keseluruhan pengangguran di Kota Pematangsiantar per Agustus 2022 sebanyak 14.155 jiwa. Dari data ini 2.861 jiwa pengangguran yang berlatar belakang sarjana, tentu ini pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sehingga oleh karena itu dibutuhkan langkah dan strategi yang tepat dan konprehensif," ujar Anggota DPRD Sumut Dapil X Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun ini.

"Saya berharap Walikota Pematangsiantar memberikan perhatian serius terhadap situasi tingginya angka pengangguran di Kota Siantar ini khususnya tingginya angka pengangguran sarjana di Kota Pematangsiantar," ujar Bung Ogi Sirait.

Franky menegaskan bahwa perlu adanya kebijakan kongkrit dan nyata sebagai bentuk political will Pemko Pematangsiantar terhadap kondisi pengangguran di Kota Pematangsiantar ini. Pemerintah harus mampu menciptakan iklim usaha yang baik, menjaga stabilitas keamanan, ekonomi dan politik ditingakat lokal serta melakukan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat dalam mengurangi tingginya angka pengangguran tersebut termasuk didalamnya memberikan bantuan modal kepada pelaku usaha industri kreatif di Pematangsiantar. (***)

Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News

Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru