Kanada Perkuat Kemitraan di Kawasan Indo-Pasifik
Suwardi Sinaga - Minggu, 16 Februari 2025 20:42 WIB
canada.ca
Bendera Kanada.
indomedia.co -Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Ahmed Hussen, baru saja menyelesaikan kunjungan produktif ke Bangladesh dan Indonesia, yang menguatkan komitmen Kanada terhadap pembangunan berkelanjutan, aksi iklim, dan kerja sama dengan negara-negara ASEAN serta negara-negara di kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas. Inisiatif pembangunan ini memperkuat komunitas lokal, sambil memberikan manfaat bagi ekonomi global serta keamanan dan kemakmuran Kanada.
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kanada, Minggu, 16 Februari 2025, selama kunjungannya, Menteri Hussen mengumumkan pendanaan baru sebesar $56,8 juta untuk pembangunan dan bantuan kemanusiaan guna memperkuat prioritas bersama, seperti penyediaan layanan kesehatan penting, mengatasi ketidakamanan pangan, mengurangi risiko wabah penyakit, memperkuat hak-hak perempuan, dan mengangkat komunitas yang paling rentan dari kemiskinan. Kontribusi Kanada untuk inisiatif-inisiatif ini membantu menyelamatkan nyawa dan memberikan dampak positif yang berarti dalam menciptakan dunia yang lebih aman, adil, dan sehat, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.
Kunjungan Menteri Hussen mencerminkan komitmen Kanada untuk memperluas kemitraan di seluruh kawasan Indo-Pasifik dan mendukung inisiatif pembangunan yang selaras dengan prioritas lokal serta Kebijakan Bantuan Internasional Feminist Kanada dan Strategi Indo-Pasifik.
Di Bangladesh, Menteri Hussen berinteraksi dengan pejabat pemerintah dan mitra pembangunan utama untuk memajukan prioritas bersama. Di Dhaka, beliau bertemu dengan Muhammad Yunus, Penasihat Utama Pemerintah Sementara Bangladesh, dan Touhid Hossain, Penasihat Urusan Luar Negeri, untuk membahas pemerintahan demokratis, kemakmuran bersama, serta dukungan Kanada terhadap hak asasi manusia dan inklusi sosial. Beliau juga berdialog dengan perwakilan dari Program Pembangunan PBB dan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi mengenai jalur perkembangan Bangladesh dan respons terhadap pengungsi Rohingya. Menteri Hussen menerima pembaruan dari pemimpin pembangunan Bangladesh mengenai kemitraan Kanada di bidang kesehatan, hak perempuan dan minoritas, serta reformasi tata kelola.
Menteri Hussen juga mengunjungi Cox's Bazar untuk meninjau proyek-proyek yang didanai oleh Kanada, termasuk kegiatan pertanian yang menghasilkan pendapatan untuk komunitas tuan rumah; sistem inovatif untuk mengakses hasil pertanian segar dan lokal; serta program yang menyediakan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pusat kesehatan di kamp pengungsi Rohingya yang memberikan perawatan penting untuk pengungsi Rohingya. Kanada tetap menjadi mitra yang teguh dalam menangani krisis Rohingya dan mencari solusi jangka panjang untuk populasi yang terlantar di kawasan tersebut.
Di Indonesia, Menteri Hussen memperkuat kolaborasi Kanada dengan Pemerintah Indonesia dan ASEAN. Beliau bertemu dengan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, dan Rachmat Pambudy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, untuk membahas perpanjangan kerja sama dalam aksi iklim, pembangunan ekonomi, dan pertumbuhan inklusif. Beliau juga bertemu dengan perusahaan-perusahaan Kanada untuk lebih memahami konteks sektor swasta dan membahas peluang bagi bisnis Kanada untuk berkembang di Indonesia. Diskusi ini menyoroti komitmen Kanada untuk bekerja bersama Indonesia dalam menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim dan kesetaraan gender.
Menteri Hussen juga bertemu dengan Kao Kim Hourn, Sekretaris Jenderal ASEAN, dan anggota Komite Tetap Perwakilan ASEAN untuk memperkuat kemitraan strategis Kanada dengan ASEAN. Keterlibatan Kanada dengan ASEAN merupakan elemen kunci dalam Strategi Indo-Pasifiknya, yang bertujuan untuk mendorong kerja sama ekonomi dan pembangunan, stabilitas kawasan, dan ketahanan.
Sepanjang kunjungannya, Menteri Hussen menekankan kepemimpinan Kanada dalam upaya pembangunan internasional dan kemanusiaan, menegaskan kembali komitmennya untuk bekerja dengan ASEAN membangun masa depan yang lebih berkelanjutan dan makmur. ***
Baca berita dan artikel Indomedia.co lainnya di Google News
Ikuti berita dan artikel lainnya di Saluran WhatsApp Indomedia.co
Editor
: Suwardi Sinaga
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tunjangan Tak Naik Sejak 2013, Hakim Ad Hoc Siap Mogok
DEEP Indonesia: Usulan Pilkada oleh DPRD Langkah Mundur Demokrasi
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Efek PT TPL
PLTA Pakkat Berhenti Beroperasi Akibat Longsor
BTN Resmi Spin-off USS, BSN Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia
Meriahkan Jelajah Kuliner Indonesia 2025, KAI Sumut Hadirkan Diskon 20 Persen untuk Tiket Kereta Eksekutif Jawa dan Sumatera
Komentar