FISIP UMSU berangkatkan mahasiswa KKN Tahun 2026 di Auditorium UMSU, Selasa, 18 Agustus 2026. (Istimewa)
FISIP UMSU berangkatkan mahasiswa KKN Tahun 2026 di Auditorium UMSU, Selasa, 18 Agustus 2026. (Istimewa)

Indomedia.co - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) resmi memberangkatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Auditorium UMSU, Selasa, 18 Agustus 2026.

Pemberangkatan mahasiswa KKN FISIP UMSU yang didominasi angkatan 2023 ini dilakukan secara resmi oleh Wakil Rektor UMSU Bidang Riset, Inovasi, Pengabdian, dan Internasionalisasi (RIPI), Dr. Rudanto, S.Sos., M.Si.

Dekan FISIP UMSU Dr. Arifin Saleh, S.Sos., M.SP dalam laporannya menyampaikan kegiatan KKN Tahun 2026 ini diikuti 404 mahasiswa. Mereka terbagi dari sebanyak 312 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN lapangan di 31 desa di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang. Kemudian sebanyak 56 mahasiswa mengikuti KKN Internasional di Kualalumpur, Malaysia, dan 36 mahasiswa mendapatkan rekognisi KKN karena sebelumnya sudah melaksanakan pengabdian dan berbagai kegiatan lainnya.

Setelah pemberangkatan, khusus untuk mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional mendapat pembekalan dari pimpinan Program Studi Ilmu Komunikasi. Pembekalan yang dilakukan di aula FISIP UMSU terkait bentuk laporan KKN yang harus dikerjakan dan termasuk terkait kelulusan tepat waktu.

Selain dihadiri Wakil Rektor UMSU Bidang RIPI, Dr. Rudanto dan Dekan FISIP Dr. Arifin Saleh, pemberangkatan KKN juga diikuti Wakil Dekan I Dr. Abrar Adhani, S.Sos., M.I.Kom., serta Wakil Dekan III Dr. H. Yurisna Tanjung, S.Sos., M.AP.

Sejumlah pimpinan program studi turut berhadir dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Akhyar Anshori, S.Sos., M.I.Kom. dan Dr. Faizal Hamzah Lubis, S.Sos., M.I.Kom.; Ketua Program Studi Kesejahteraan Sosial Dr. Sahran Saputra, S.Sos., M.Sos.; serta Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Ananda Mahardika, S.Sos., M.SP. dan Dr. Jehan Ridho Izhar Syah. Kegiatan turut dihadiri para dosen pendamping lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Wakil Rektor UMSU Bidang RIPI, Dr. Rudianto dalam sambutannya menekankan pentingnya kemampuan komunikasi bagi mahasiswa sebagai bagian dari bekal menghadapi persaingan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.

“Sebagai calon lulusan perguruan tinggi, kemampuan berkomunikasi menjadi hal yang paling penting. Ability to communicate harus dimiliki untuk melihat sejauh mana kita mampu membangun komunikasi dengan aparat desa maupun masyarakat desa,” katanya.

Kemampuan berikutnya, lanjut Rudianto adalah kemampuan membangun networking, ability to connect with people, sehingga kita tidak hanya memiliki relasi di dunia maya, tapi juga di tengah masayarakat.

“Jangan tinggalkan UMSU sebelum punya skill. Ketika menjadi alumni dan keluar dari UMSU, harus memiliki new skill, agar ketika memegang ijazah UMSU, kita bisa lebih unggul dibandingkan lulusan perguruan tinggi lainnya,” pesannya di hadapan mahasiswa.

Menurutnya, KKN merupakan salah satu momentum penting bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat sekaligus membangun jejaring. Ia juga menyoroti pentingnya pengalaman internasional sebagai bagian dari pengembangan kapasitas mahasiswa di tengah tuntutan dunia yang semakin terbuka.

Pada kesempatan tersebut, Rudianto turut memberikan apresiasi kepada FISIP UMSU dan para DPL yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Ia berharap proses pendampingan dapat berjalan optimal sehingga mahasiswa mampu menjalankan program pengabdian secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Dekan FISIP Dr. Arifin menyampaikan, ada tiga tahapan proses KKN yang harus dilalui mahasiswa. Pertama, persiapan KKN yakni dari sosialisasi, penentuan lokasi, dan DPL hingga penyusunan program kegiatan. Kedua, tahapan KKN Lapangan di mana mahasiswa harus terjun langsung ke lokasi yang sudah ditentukan dan inilah yang sekarang akan dilakukan mahasiswa hingga akhir Agustus. Kemudian ketiga, tahapan penyusunan laporan hasil KKN berupa laporan tertulis dan video pelaksanaan KKN yang harus diunggah di medsos masing-masing.

“KKN bukan sekadar bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menambah wawasan dan pengalaman. Jaga nama baik keluarga, diri sendiri dan juga nama baik kampus. Buktikan bahwa kita merupakan mahasiswa yang berasal dari kampus yang memang sudah dikenal baik oleh masyarakat,” pesannya. ***

Reporter: Suwardi Sinaga

Editor: Suwardi Sinaga

Tag Terpopuler