Corry Novrica AP Sinaga menyampaikan materi mengenai keamanan bermedia sosial dan pengenalan teknologi AI kepada 35 anggota PKK Desa Bulu Cina, Kabupaten Deli Serdang. (Istimewa)

Indomedia.co
- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Corry Novrica AP Sinaga, S.Sos., M.A., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bulu Cina, Kabupaten Deli Serdang, akhir Agustus 2026.

Kepada wartawan, di Kampus FISIP UMSU, Medan, Selasa, 8 September 2026, Corry menyampaikan kegiatan bertema “Literasi Aman Bermedia Sosial dan Mengenal Teknologi Artificial Intelligence (AI)” diikuti oleh 35 anggota PKK dan didukung mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMSU Tahun 2026 Kelompok 10. Para peserta berada di bawah koordinasi Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bulu Cina, Ny. Lismayani Shamidy.

Dalam pemaparannya, Corry menjelaskan bahwa perkembangan media sosial dan teknologi AI telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pemanfaatannya perlu disertai pengetahuan, kehati-hatian, serta kemampuan berpikir kritis agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi palsu, penipuan digital, manipulasi foto dan video, maupun konten yang dibuat menggunakan AI.

“Media sosial dapat membantu kita memperoleh informasi, berkomunikasi, belajar, dan mempromosikan usaha. Teknologi AI juga dapat membantu berbagai pekerjaan. Namun, pengguna tetap harus memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain,” jelas Corry.

Materi kegiatan meliputi cara menjaga keamanan akun dan data pribadi, membuat kata sandi yang kuat, mengenali berita bohong atau hoaks, menghindari tautan dan akun mencurigakan, serta memahami bentuk-bentuk penipuan yang beredar melalui media sosial. Peserta juga diperkenalkan pada teknologi AI generatif yang dapat menghasilkan teks, gambar, suara, dan video.

Corry turut mengingatkan peserta agar tidak mudah mempercayai foto, rekaman suara, dan video yang beredar di media sosial karena konten tersebut dapat dimanipulasi menggunakan teknologi AI. Masyarakat dianjurkan untuk memeriksa sumber, konteks, tanggal publikasi, serta membandingkan informasi dengan media atau lembaga resmi sebelum membagikannya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bulu Cina, Ny. Lismayani Shamidy, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai keamanan bermedia sosial dan teknologi AI sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu PKK, baik untuk melindungi diri dan keluarga maupun untuk mendampingi anak-anak dalam menggunakan media digital.

“Kegiatan ini memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK. Kami menjadi lebih memahami cara menggunakan media sosial secara aman, mengenali informasi yang meragukan, dan mengetahui manfaat serta risiko teknologi AI,” ujarnya.

Mahasiswa KKN UMSU 2026 Kelompok 10 turut membantu pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan tempat, pendampingan peserta, dokumentasi, hingga penyelenggaraan sesi diskusi. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan mengenai keamanan akun, penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, hoaks, dan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, diharapkan ibu-ibu PKK Desa Bulu Cina dapat menjadi agen literasi digital di lingkungan keluarga dan masyarakat. Peserta diharapkan mampu memanfaatkan media sosial dan teknologi AI secara aman, kritis, beretika, bertanggung jawab, serta produktif. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen UMSU dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya melalui penerapan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat langsung dan meningkatkan kecakapan digital masyarakat. ***

Reporter: Suwardi Sinaga

Editor: Suwardi Sinaga

Tag Terpopuler