![]() |
| KAI Divre I memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api di Sumut tetap berjalan normal dan aman di tengah sebaran kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut. (Humas KAI Divre I) |
Indomedia.co - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan normal dan aman di tengah sebaran kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut. KAI terus memantau kondisi operasional secara ketat guna memprioritaskan keselamatan perjalanan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Manajer Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa pemantauan intensif telah dilakukan sejak awal terdeteksinya sebaran asap.
"Sejak mulai terlihatnya sebaran kabut asap di langit Sumatera Utara pada Selasa, 13 Oktober 2026, KAI Divre I Sumatera Utara terus melakukan monitoring operasional perjalanan kereta api untuk memastikan bahwa semua perjalanan kereta api berjalan dengan normal dalam melayani pelanggan," ujar Anwar dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Oktober 2026.
Berdasarkan pemantauan citra satelit Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB, sebaran asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara. Lebih lanjut, data pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit pada pukul 09.00 WIB menunjukkan terjadinya penurunan jarak pandang yang berkisar antara satu hingga tiga kilometer.
Menanggapi keterbatasan jarak pandang tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara telah menginstruksikan seluruh masinis yang bertugas di lintas operasional untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap fokus saat mengemudikan kereta api.
Langkah antisipasi tersebut terbukti efektif menjaga keandalan operasional. Data Pusat Pengendali Operasional Kereta Api (Pusdalopka) mencatat, sepanjang periode 13–14 Oktober 2026, tingkat ketepatan waktu atau On-Time Performance (OTP) perjalanan kereta api penumpang di Divre I Sumatera Utara mencapai 100 persen, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Memasuki Kamis (15/10) hingga pukul 10.00 WIB, seluruh KA penumpang yang berangkat maupun tiba juga dilayani tepat waktu sesuai jadwal.
"Meski jarak pandang terbatas, kereta api masih beroperasi normal dan tidak ada pembatalan perjalanan. Semua kereta api yang dioperasikan di wilayah Sumatera Utara masih terpantau berangkat dan datang tepat waktu sesuai jadwal, jadi masyarakat yang akan menggunakan kereta api tidak perlu khawatir," imbau Anwar.
Kondisi kabut asap ini juga tidak memengaruhi animo masyarakat dalam memanfaatkan moda transportasi rel. Selama tiga hari terakhir mulai tanggal 13–15 Oktober 2026, volume penumpang di Sumatera Utara tercatat sebanyak 16.890 pelanggan. Angka ini tidak mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pekan sebelumnya tanggal 6-8 Oktober yang melayani 18.524 pelanggan.
Seiring dengan penurunan kualitas udara, KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau para pelanggan, terutama kelompok rentan dan sensitif terhadap perubahan cuaca, untuk menggunakan masker saat menuju dan berada di stasiun. Pelanggan juga diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi terkait sebaran asap dari pihak berwenang guna menghindari kesalahan informasi.
"KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan seluruh perjalanan kereta api senantiasa berlangsung lancar, aman, dan dapat diandalkan oleh masyarakat di tengah kondisi cuaca saat ini," tutur Anwar. ***
Reporter: Suwardi Sinaga
Editor: Suwardi Sinaga
