Indomedia.co - Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) di Indonesia Tahun 2026 berlangsung sukses.
Kegiatan berskala nasional ini dibuka secara resmi oleh Mendikdasmen pada Kamis sore, 15 Oktober 2026, di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Tapanuli Utara.
Mengusung tema “Fructus in Altum : Transformasi Sekolah Kristen”, Rakernas V MPK dihadiri ratusan pengurus MPK, pimpinan yayasan, kepala sekolah, serta pemangku kepentingan pendidikan Kristen dari berbagai daerah di Indonesia.
Pembukaan diawali kebaktian singkat yang dipimpin Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan MST dengan mengutip nats Injil Yohanes 15:4-5 yang selaras dengan tema Rakernas MPK V yang mengharapkan buah yang dapat dirasakan orang lain,bangsa dan negara. Keberadaan MPK hari ini tidak terlepas berkat penginjilan missionaris sekitar 150 tahun yang silam.
Hadir sebagai pembicara utama (keynote speaker), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Dr Abdul Mu'ti MEd yang didampingi Staf Khusus Menteri Didik Suhardi PhD, dan Direktur SMP Dr Maulani Mega Hapsari. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI, Luhut Binsar Pandjaitan, juga turut memberikan arahan secara daring.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya BSc, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, Ketua Umum MPK di Indonesia Handi Hariawan Djuwandi MBA MCom, Ketua MPK Wilayah Sumut-Aceh Dr RE Nainggolan MM serta jajaran pejabat Pemprov Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tapanuli Utara sebagai tuan rumah agenda strategis nasional ini.
"Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual dan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dari kemampuan membentuk manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Pendidikan Kristen memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, kedisiplinan, dan semangat melayani," ujar Bupati.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti mengapresiasi kontribusi MPK dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memperluas akses pendidikan tanpa membeda-bedakan latar belakang suku maupun agama.
"Pendidikan yang berkualitas harus memadukan olah pikir dan olah rasa. Kita ingin melahirkan generasi cerdas yang memiliki kerendahan hati, empati, dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tema Fructus in Altum, kami berharap MPK terus memperkuat sinergi dengan Kementerian untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter," harap Menteri.
Dalam laporan pelaksanaannya, Wakil Bupati Tapanuli Utara sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Rakernas V MPK, Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan menjelaskan bahwa transformasi sekolah Kristen harus siap merespons pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) tanpa mengorbankan identitas dan nilai-nilai Kristiani.
Rangkaian acara Rakernas V MPK meliputi: Evaluasi program kerja MPK tahun 2026 dan pembahasan arah kebijakan tahun 2027.
Penguatan kelembagaan dan tata kelola sekolah Kristen.
Kegiatan spiritualitas serta wisata religi dan budaya untuk mempromosikan potensi kawasan Danau Toba dan Bona Pasogit kepada para peserta dari seluruh Indonesia.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan nilai-nilai spiritual Bona Pasogit ke kancah nasional.
Rakernas V MPK Indonesia ini,menurut jadwal berlangsung empat hari, mulai 15 sampai 18 Oktober. Diantaranya dua hari 17 dan 18 Oktober digunakan untuk mengunjungi objek religi serta mengitari kawasan Danau Toba. ***
Reporter: Bindu Hutagalung
Editor: Suwardi Sinaga
