Iran Klaim Hantam Basis Intelijen Israel dengan Rudal dan Drone

Gelombang serangan ke-79 Operasi True Promise 4 menargetkan sejumlah fasilitas strategis Israel. (Tasnim)

Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan sejumlah fasilitas intelijen Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Dilansir dari Kantor Berita Tasnim, dalam pernyataan resmi pada Selasa, 24 Maret 2026, IRGC menyebut serangan tersebut merupakan gelombang ke-79 dari operasi balasan bertajuk Operation True Promise 4.

IRGC menyatakan sejumlah rudal jarak jauh, termasuk Khaybar-shekan, Emad, dan Sejjil, serta drone tempur dari Pasukan Dirgantara IRGC digunakan dalam operasi tersebut.

Menurut IRGC, senjata-senjata tersebut berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis milik Israel dan menghantam target yang disebut sebagai posisi intelijen Israel di Tel Aviv bagian utara dan tengah.

Selain itu, serangan juga diklaim menyasar pusat komersial dan dukungan militer Israel di Ramat Gan dan Negev, serta pusat logistik utama dan manajemen militer wilayah selatan Israel di Be'er Sheva.

IRGC menyebut kepulan asap tebal dan api yang muncul di berbagai wilayah Palestina yang diduduki menjadi bukti keberhasilan serangan tersebut.

“Lebih dari dua juta warga Israel terpaksa berlindung di tempat perlindungan,” demikian pernyataan IRGC.

Dalam pernyataannya, IRGC juga menuduh adanya penyensoran sistematis terhadap pemberitaan perang, termasuk gambar serangan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel.

Menurut mereka, langkah tersebut dilakukan oleh Pentagon dan badan intelijen militer Israel, Aman, untuk menutupi dampak serangan.

Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel disebut melancarkan kampanye militer besar-besaran terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari lalu.

Serangan tersebut dilaporkan melibatkan operasi udara luas yang menargetkan lokasi militer dan sipil di berbagai wilayah Iran, sehingga menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Sebagai balasan, Angkatan Bersenjata Iran melancarkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan posisi Amerika Serikat dan Israel di wilayah pendudukan Palestina serta pangkalan militer mereka di kawasan tersebut. ***

Reporter: Suwardi Sinaga

Editor: Suwardi Sinaga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama