![]() |
| Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Panyabungan Tonga, Panyabungan, Madina, Minggu pagi, 18 Oktober 2026. (MS Putra) |
Indomedia.co - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu pagi, 18 Oktober 2026. Akibat musibah ini, tiga unit rumah semi permanen hangus tanpa sisa.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 07.30 WIB tersebut sempat memicu kepanikan ratusan warga setempat. Berdasarkan informasi di lapangan, kobaran api diduga berasal dari tungku memasak di salah satu rumah warga, lalu dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya karena material bangunan yang sebagian besar semi permanen.
Panik melihat api yang terus membesar, ratusan warga langsung berjibaku melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan alat seadanya demi mencegah api meluas ke rumah-rumah lain. Tak lama berselang, tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tiba di lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Berkat kerja sama antara petugas Damkar dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam.
Kepala Desa Panyabungan Tonga, Samsir Siregar, saat dikonfirmasi memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kendati demikian, ketiga keluarga pemilik rumah kini harus mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat terdekat.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk sementara, keluarga korban sudah kita ungsikan ke rumah kerabat," ujar Samsir di lokasi kejadian.
Akibat musibah ini, tiga kepala keluarga yang menjadi korban, yakni Palit (64), Amin (32), dan Lolis (55), harus kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda yang tak sempat diselamatkan. Total kerugian material dari musibah kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. ***
Reporter: MS Putra
Editor: Suwardi Sinaga
